"Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang," ujarnya.
Menghadapi serangan tersebut, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur.
"Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia," kata Dodik.
Dalam insiden itu, Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka senjata tajam di lokasi kejadian.
Sementara itu, Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum menyampaikan perkembangan lebih lanjut mengenai proses hukum maupun hasil penyelidikan atas rangkaian peristiwa yang menyebabkan tiga anggota Polres Katingan gugur saat bertugas. ***