Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, mengatakan peristiwa tersebut berdampak besar terhadap masyarakat pedalaman yang selama ini bergantung pada layanan penerbangan perintis.
Menurutnya, transportasi udara menjadi jalur utama distribusi bahan pangan, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan pokok di puluhan distrik yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Perjalanan dari Wamena menuju Balinggama hanya memerlukan waktu sekitar 20 menit menggunakan pesawat. Sementara melalui jalur darat, perjalanan dapat memakan waktu beberapa hari hingga satu pekan.
Karena itu, terganggunya layanan penerbangan perintis dikhawatirkan akan menghambat aktivitas masyarakat serta memperburuk akses terhadap layanan dasar di wilayah pegunungan Papua. ***