daily-vibes

Strategi Marketing Unik, Tapi Berisiko Disalahpahami

Jumat, 10 April 2026 | 20:12 WIB
Mengintip aksi penjual sarapan di Tebet, Jakarta Selatan usai viral mempromosikan dagangannya dengan meniru logo BGN. (Dok. Instagram.com/@kualimerahputih)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Aksi seorang penjual makanan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, viral di media sosial karena dinilai meniru identitas lembaga negara dalam strategi promosi dagangannya.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @kualimerahputih pada Kamis (9/4/2026), terlihat pedagang tersebut menggunakan nama dan logo yang disebut-sebut mirip dengan Badan Gizi Nasional. Hal ini langsung menarik perhatian warganet karena dianggap berkaitan dengan program makan bergizi gratis.

"Sempat diperingatkan warganet karena nama 'MBG' dianggap mirip program pemerintah," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Geger! Santri 15 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Ponpes

"Takutnya bikin salah paham, apalagi banyak yang mengira ada kaitannya dengan program resmi," lanjutnya.

Pedagang tersebut diketahui menjual menu sarapan dengan nama “MBG” yang merupakan singkatan dari “Mantap Banget Gila”. Dalam lapaknya juga tertulis harga yang cukup terjangkau, yakni Rp12.000 per porsi.

Selain itu, ia juga menggunakan istilah “BGN” yang ternyata merupakan kepanjangan dari “Badan Ganjel Nyarap”, bukan merujuk pada lembaga resmi pemerintah.

"Sarapan MBG, mantap banget gila, 12.000 saja," tulis pada lapaknya.

Baca Juga: Diduga Mesum di Mobil, Pria di Aceh Kabur Tinggalkan Pasangan

Menanggapi sorotan tersebut, sang pedagang menegaskan bahwa penggunaan nama dan logo tersebut murni sebagai strategi branding untuk menarik perhatian pembeli.

"Dan tidak terkait dengan program apa pun," tegasnya.

Lapak sarapan tersebut juga diketahui melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi. Meski dianggap kreatif, sebagian publik menilai strategi ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.***

Tags

Terkini