daily-vibes

Aksi Spontan Brimob Aceh Tamiang Usai Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir, Musik Jadi Pelepas Lelah

Kamis, 8 Januari 2026 | 21:29 WIB
Anggota Brimob menyanyikan lagu Dewa 19 di sela kegiatan bersama warga di Aceh Tamiang. (Dok. Instagram/humas.brimob.aceh)

PONTIANAKGLOBE.COM, ACEH TAMIANG -- Aksi sejumlah anggota Brimob yang menyanyikan lagu Separuh Nafas milik Dewa 19 mendadak viral di media sosial. Momen tersebut terekam dalam video berdurasi 42 detik yang diunggah akun Instagram @humas.brimob.aceh pada Rabu (7/1/2026), dan telah ditonton lebih dari 297 ribu kali.

Dalam keterangannya, video itu direkam di Aceh Tamiang sesaat setelah para personel Brimob menyelesaikan kegiatan gotong royong. Mereka sebelumnya terlibat membersihkan lumpur di salah satu sekolah yang terdampak banjir dan tanah longsor.

“Di balik rasa lelah setelah membantu membersihkan lumpur di salah satu sekolah di Aceh Tamiang,” tulis keterangan pada video tersebut.

Baca Juga: Negara Belum Hadir? Warga Aceh Tengah Bangun Akses Sendiri

"Abang-abang Brimob tetap penuh bahagia dengan menyajikan lagu Dewa 19 Separuh Nafasku, sang drummer pun sangat lihai seperti musisi nasional,” lanjutnya.

Dalam video itu terlihat para anggota Brimob berkumpul di depan ruang kelas. Seorang personel memainkan drum yang masih dipenuhi sisa lumpur kering, sementara lainnya berpura-pura memainkan gitar. Ada pula yang menggunakan mikrofon sungguhan, bahkan gagang pel dijadikan alat bantu layaknya mic vokalis band.

“Menghibur diri dengan melantunkan lagu Dewa 19 diiringi suara drum, seketika lelah dan letihh hilang berubah jadi canda dan tawa,” tulis akun TikTok @eko_romiyanto yang turut membagikan video tersebut.

Baca Juga: 9 Hari Pencarian, Pendaki Magelang di Gunung Slamet Belum Ditemukan

Aceh Tamiang sendiri merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup parah oleh banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025 lalu. Meski demikian, aktivitas pendidikan perlahan mulai berjalan.

Sejak Senin, 5 Januari 2026, anak-anak sudah kembali mengikuti kegiatan belajar meski dalam kondisi terbatas. Sebagian siswa masih mengenakan pakaian bebas karena seragam sekolah mereka hanyut saat bencana.

Sementara itu, beberapa sekolah yang mengalami kerusakan parah terpaksa mengalihkan proses belajar mengajar ke sekolah darurat yang didirikan di dalam tenda.***

Tags

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB