Menurut Dek Gam, pernyataan Nafa dinilai memberikan kesan hedon dan tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat.
Berdasarkan rangkaian pemeriksaan saksi dan ahli, majelis menyimpulkan komentar Nafa berpotensi merusak citra lembaga DPR.
Sanksi nonaktif dijatuhkan sebagai bentuk pembinaan etik.
Setelah menuai kecaman publik, Nafa sempat menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram Stories pada 22 Agustus 2025.
Ia mengaku menyesal dan berjanji untuk memperbaiki diri.
“Maafin aku kalau statement aku melukai kalian. Aku tidak akan tutup mata untuk rakyat di dapil aku,” tulis Nafa.
Baca Juga: Misteri Kematian Siswa Pahoa Gading Serpong Diduga Jatuh dari Lantai 8, Polisi Amankan Rekaman CCTV
Ia juga berjanji menjadikan kritik publik sebagai pengingat agar bekerja lebih amanah.
“Saya memahami kekecewaan masyarakat. Masukan dan kritik akan jadi pengingat agar saya bekerja lebih berhati-hati,” tegasnya. ***