daily-vibes

Beda dari Sri Mulyani, Purbaya Dapat Pujian Langsung dari Mahfud MD!

Kamis, 9 Oktober 2025 | 12:38 WIB
Mahfud MD turut menyoroti gaya Menkeu Purbaya dan optimis pada kinerjanya. (Dok. Ist)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut memberikan komentar soal gaya kepemimpinan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Lewat akun X (Twitter) pribadinya, Mahfud menuliskan pujian terbuka kepada sang Menkeu yang baru menjabat.

“Salut kepada Menkeu Pak Purbaya. Dia tidak membebani rakyat dengan pajak-pajak baru. Dia sikat korupsi. Dia lakukan efisiensi di K/L & BUMN. Dia mulai hantam korupsi dan ilegalitas di perpajakan dan kepabeanan. Terus maju, Pak. Bravo,” tulis Mahfud, Senin (6/10/2025).

Tak berhenti di media sosial, Mahfud kembali melontarkan apresiasi melalui podcast di kanal YouTube Mahfud MD Official. Ia menyebut Purbaya sebagai figur yang membawa 'warna baru' dalam pengelolaan keuangan negara.

“Sejak hari pertama dilantik, langkah-langkahnya menurut saya cukup bagus. Ia memberi warna baru terhadap penataan keuangan kita,” ujarnya.

Mahfud menilai Purbaya tampil percaya diri dan berani mengambil langkah-langkah yang tidak biasa.

“Dia menggebrak dengan keyakinan penuh. Bagi orang awam, itu meyakinkan, meski tentu para ekonom bisa punya pandangan berbeda,” tambahnya.

Menurut Mahfud, kehadiran Purbaya seolah memecah kebekuan setelah 15 tahun posisi Menkeu dipegang oleh Sri Mulyani.

Meski memberi banyak pujian, Mahfud mengingatkan publik agar tidak terburu-buru menilai. Ia menekankan, kinerja Purbaya yang baru sebulan menjabat masih memerlukan waktu untuk menunjukkan hasil nyata.

“Sampai saat ini bagus, tapi nanti kita lihat lagi ke depannya. Semoga dia bisa terus seperti ini,” ujarnya.

Mahfud juga menilai Purbaya sebagai sosok berani, tegas, dan kreatif. Tiga hal yang menurutnya penting untuk memperbaiki sistem keuangan negara.

Dalam pernyataannya, Mahfud menyoroti langkah-langkah Purbaya yang tidak mengandalkan kenaikan pajak untuk meningkatkan pendapatan negara.

“Dulu kalau butuh apa-apa, ya pajak dinaikkan. Sekarang tidak. Purbaya justru mendorong pertumbuhan ekonomi supaya pajak naik sendiri. Itu bagus,” jelas Mahfud.

Menurutnya, pendekatan itu bisa diterima dengan baik oleh masyarakat karena tidak menambah beban rakyat, melainkan mendorong ekonomi tumbuh lewat efisiensi anggaran.

Mahfud juga menyoroti sederet langkah konkret yang dilakukan Purbaya dalam waktu singkat, termasuk memburu 200 pengemplang pajak, menindak importir ilegal, serta memotong dana Kementerian/Lembaga (K/L) yang tak terserap.

Halaman:

Tags

Terkini