Ia mengklaim tim lapangan telah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bangunan dan menyatakan lokasi siap untuk diserahterimakan.
"Tim lapangan dia udah oke, udah ngevalidasi, udah inspeksi, ternyata bangunan semuanya fine dan sudah oke buat serah terima. Tapi pas mau serah terima, deposit ditahan dan tiba-tiba keluar tagihan Rp30 juta," paparnya.
Menurut Bestra, tagihan tersebut muncul karena dirinya disebut terlambat mengosongkan lokasi.
"Gue dibilang terlambat untuk mengosongkan lokasi sampai hari Jumat itu serah terima enggak terjadi, gue undang lagi tanggal 16 Agustus 2026 dan mereka enggak dateng buat serah terima," tambahnya.
Bestra juga mengaku telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut melalui mediasi. Namun, menurut dia, ajakannya tidak mendapat respons dari pihak pemilik maupun kuasa hukumnya.
"Bu Sari Widyastuti Pramono, saya sudah coba bicara baik-baik, ajak mediasi, tapi gak digubris. Bu Sari diajak bertemu langsung pun enggak mau," tulis Bestra dalam unggahannya.
Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik, terutama terkait pengembalian deposit yang menurutnya merupakan bagian dari kesepakatan sewa.
"Herannya, pengacaranya enggak mau dateng serah terima juga, diajak ketemu susah bener. Rp8 juta mungkin receh buat ibu, tapi itu bukan uang kecil yang pengusaha kecil bisa lepas gitu aja. Banyak karyawan yang nafkahnya perlu dipenuhin," tukasnya.
Unggahan Bestra kemudian viral dan telah ditonton lebih dari 1,3 juta kali.
Hingga artikel ini ditulis, pihak pemilik tempat usaha, termasuk Sari Widyastuti Pramono yang disebut dalam unggahan Bestra, belum memberikan keterangan mengenai klaim tersebut. ***
Artikel Terkait
Dua Hari Bernapas dalam Seni: Catatan Personal dari LCAF #4 Kubu Raya
Sopir Alphard Rusak Motor Ojol Pakai Batu di Bintaro, Kini Datangi Korban untuk Minta Maaf
Sopir Kopaja Disebut Diintimidasi Jelang Demo BEM UI, Mahasiswa Soroti Upaya Pembungkaman
Polwan Sambut Demo BEM UI dengan Spanduk, Mahasiswa Malah Ajak Adu Argumen
Pria Diduga Gangguan Jiwa Serang Pengendara Motor di Lenteng Agung, Polisi Turun Tangan
KIPP Perkuat Mitigasi Karhutla di Kayong Utara, Warga Dilatih hingga Dukung Operasi Pemadaman