PONTIANAKGLOBE.COM, YOGYAKARTA -- Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, memasuki babak baru.
Sebanyak 11 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Baca Juga: Pemilik Toko di Reo Buka Dagangan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Sunaryo tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan surat dakwaan dan mengungkap sejumlah dugaan tindak kekerasan yang dilakukan para pengasuh terhadap anak-anak yang dititipkan.
Dugaan Kekerasan Disebut Diketahui Pengelola Daycare
Dalam dakwaan, JPU mengungkap dugaan tindakan kekerasan tersebut diketahui oleh Ketua Yayasan yang menaungi Daycare Little Aresha, Diyah Kusumastuti.
Para pengasuh diketahui bertugas secara bergantian di setiap kelas. Sementara itu, Diyah disebut mengawasi pelaksanaan tugas para pengasuh.
Dugaan tindakan kekerasan tersebut juga disebut diketahui Kepala Sekolah Little Aresha, Anita Palupy Indahsari, yang turut memantau keseharian anak-anak dan para pengasuh.
JPU memaparkan sejumlah perlakuan terhadap anak, di antaranya mengikat atau membedong anak, tidak memakaikan pakaian, hingga menidurkan anak di lantai tanpa alas.
Menurut dakwaan, praktik tersebut telah berlangsung sejak Daycare Little Aresha mulai beroperasi pada 2022.
"Perlakuan seperti yang tersebut di atas telah dilakukan sejak daycare Little Aresha beroperasi. Para pengasuh bertugas di satu kelas secara bergantian rolling dan tugas pengasuh tersebut diatur dan diawasi oleh terdakwa Diyah Kusumastuti," ujar JPU saat membacakan dakwaan di ruang sidang.
Baca Juga: Viral Drumband SMA Diponegoro Kisaran Beri Penghormatan di Depan Rumah Duka
Mengikat Anak Disebut sebagai Instruksi
JPU juga mengungkap dugaan bahwa tindakan mengikat anak merupakan instruksi dari Diyah Kusumastuti.
Dalam dakwaan, Diyah disebut akan menegur pengasuh yang tidak mengikat atau membedong anak.
Artikel Terkait
Manggung di Muara Hadirkan Bintang Indonesia, Malaysia, dan Brunei di Kuching Waterfront
Viral Prajurit TNI Dipeluk Komandan Saat Kelulusan, Ternyata Orang Tuanya Ada di Lokasi
Sosok Kombes Jerrold Kumontoy, Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
Menkop Ferry Juliantono Tanggapi Gedung Kopdes Merah Putih Dipakai untuk Badminton
Viral Drumband SMA Diponegoro Kisaran Beri Penghormatan di Depan Rumah Duka
Pemilik Toko di Reo Buka Dagangan untuk Warga Terdampak Gempa Flores