Untung menyebut ruangan tersebut diduga merupakan bekas ruang kerja mantan ketua yayasan berinisial IWD.
Ia mengaku terkejut karena di dalam ruangan ditemukan alat yang diduga digunakan untuk membuat amunisi.
"Alat pembuat peluru, kok bisa ada di lingkungan sekolah ini?" kata Untung.
Ia berharap penyelidikan dapat mengungkap alasan keberadaan barang-barang tersebut di lingkungan sekolah.
Hingga kini, seluruh barang bukti telah diamankan oleh kepolisian. Polisi masih mendalami legalitas, kepemilikan, serta asal-usul senjata dan barang lainnya yang ditemukan di lokasi. ***
Artikel Terkait
Keluarga Korban Dugaan Pembakaran Santri Batal Berangkat ke Jakarta untuk Podcast Denny Sumargo
Tim gabungan Polri dan Polda Metro Jaya menggelar penggeledahan besar-besaran di sejumlah lokasi di Bogor dan Jakarta Selatan pada Rabu, 8 Juli 2026
Polisi Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay di Jakarta Pusat
Kampanye '1000 Hati' di CFD Jakarta Suarakan Hak Anak yang Terdampak Pemenjaraan Orang Tua
Seribu Hati Dibagikan di CFD Jakarta, Mengingatkan Publik pada Anak-anak yang Terdampak Pemenjaraan Orang Tua
Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat Berhasil Dikendalikan, 14 Unit Damkar Dikerahkan