Proses renovasi dilakukan oleh tim Alduro yang dipimpin Djunaedi dengan melibatkan lima pekerja.
Pekerjaan yang semula ditargetkan selesai dalam enam hari ternyata dapat dirampungkan hanya dalam empat hari. Efisiensi tersebut mempercepat pemulihan kondisi rumah sekaligus menunjukkan kemudahan pemasangan material atap yang digunakan.
Kini, tampilan rumah Farhan berubah signifikan. Atap baru memberikan kesan lebih modern tanpa mengurangi keserasian dengan lingkungan sekitar yang mayoritas masih menggunakan genteng konvensional.
Perubahan kualitas hunian langsung dirasakan Farhan beberapa jam setelah proses pemasangan selesai pada Senin (27/7/2026). Malam harinya, kawasan Singaparna diguyur hujan deras.
Menurut Farhan, suasana rumah terasa jauh berbeda dibandingkan sebelumnya.
"Saat hujan deras turun, saya benar-benar merasakan suasana yang berbeda. Biasanya suara hujan sangat keras karena mengenai atap lama," tuturnya.
"Sekarang terdengar jauh lebih tenang, seperti diredam. Rumah juga tetap kering sehingga keluarga bisa beristirahat dengan nyaman," lanjutnya.
Farhan pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Promedia Group, PT Sirkular Karya Indonesia, Alduro, dan seluruh tim yang telah membantu. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan ini dengan keberkahan yang berlipat," ujarnya.
Farhan menilai program "Ganti Atap Rumah Wartawan" bukan sekadar bantuan renovasi rumah, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan insan pers.
Menurutnya, kolaborasi antara Promedia Group, PT SKI, dan Alduro menunjukkan bahwa sinergi dunia usaha dan media mampu menghadirkan solusi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak jurnalis maupun masyarakat yang merasakan manfaatnya.
"Program kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat secara fisik terhadap bangunan rumah, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap jurnalis sebagai mitra Promedia Group. Ini merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan solusi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat," tutup Farhan. ***
Artikel Terkait
Viral dan Bikin Terharu, Siswa SMP di Tasikmalaya Patungan Kumpulkan Uang Receh untuk Belikan Teman Sepatu
Ivan Dicksan Optimis Menangi Pilkada Tasikmalaya 2024, Fokus Satukan Dukungan Relawan
Kontroversi Penampilan Band Hindia di Festival Tasikmalaya, Ini Tanggapan Kapolres
Roadshow Terakhir Promedia di Tasikmalaya, CEO Agus Sulistriyono Serukan Optimisme Media
Nasabah BCA di Tasikmalaya Kehilangan Rp160 Juta, Begini Kata Bank Terkait Dugaan Akses Mobile Banking
Hidroponik Sistem Sumbu Jadi Solusi Berkebun di Lahan Sempit, Murah dan Mudah untuk Pemula