Satpam Dapur MBG di Ciputat Jadi Tersangka Pencurian Ompreng, Hasil Penjualan Diduga Dipakai Beli Narkoba

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Rabu, 29 Juli 2026 | 23:05 WIB
Menyoroti kasus satpam SPPG di Ciputat, Tangerang Selatan yang diduga menjual 1.700 ompreng MBG ke pengepul besi. (Instagram.com / @winnews - @terasnegeriku)
Menyoroti kasus satpam SPPG di Ciputat, Tangerang Selatan yang diduga menjual 1.700 ompreng MBG ke pengepul besi. (Instagram.com / @winnews - @terasnegeriku)

PONTIANAKGLOBE.COM, BANTEN -- Kasus dugaan pencurian perlengkapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciputat, Tangerang Selatan, menjadi sorotan publik.

Seorang satpam berinisial TRS (50) ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga mencuri ratusan ompreng atau wadah makan berbahan stainless steel milik dapur MBG.

Baca Juga: Di Perbatasan Borneo, Vespa Menjadi Bahasa Persaudaraan

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan ompreng hasil curian tersebut dijual kepada pengepul barang rongsokan untuk kemudian dilebur.

Menurut penyelidikan sementara, uang hasil penjualan diduga digunakan tersangka untuk membeli narkoba.

"Dia jual ke pengepul rongsokan dan dilebur. Kan itu (bahannya) stainless, duitnya dipakai beli narkoba," kata Bambang, Rabu, 29 Juli 2026.

Hasil Tes Urine Positif Narkoba

Peristiwa pencurian terjadi di Dapur SPPG Ciputat 07, Gang Akoh Eng, Jalan RE Martadinata, Ciputat, pada 8 Juli 2026.

Saat itu, dapur tersebut diketahui baru akan mulai beroperasi untuk mendukung pelaksanaan Program MBG di wilayah setempat.

Dalam penyelidikan, polisi melakukan tes urine terhadap TRS. Hasilnya, tersangka dinyatakan positif mengonsumsi amfetamin dan metamfetamin.

"Dicek urine hasilnya positif amphetamine dan methamphetamine. Betul, ternyata beberapa hari yang lalu pakai (narkoba)," ujar Bambang.

Baca Juga: Kejagung Klaim Kantongi Bukti Kuat dalam Penetapan Tersangka Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung

Ribuan Ompreng hingga CCTV Hilang

Akibat pencurian tersebut, pengelola SPPG kehilangan sekitar 1.700 ompreng, dua unit kompor, satu blender, satu printer, satu genset, dan satu power box.

Selain itu, perangkat perekam CCTV, kunci gerbang, serta kunci ruangan milik Yayasan Dunia Berkah Mandiri juga dilaporkan hilang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X