Peserta Tur Dilaporkan Hilang di Korea Selatan, Travel Ungkap Kronologi hingga Siapkan Hadiah bagi Penemu

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:05 WIB
Viral WNI asal Madiun diduga kabur saat liburan di Korea Selatan. (Threads/sarjanabackpacker)
Viral WNI asal Madiun diduga kabur saat liburan di Korea Selatan. (Threads/sarjanabackpacker)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAWA TIMUR -- Media sosial dihebohkan dengan unggahan seorang penyelenggara perjalanan wisata yang mengabarkan salah satu peserta turnya dilaporkan hilang saat berada di Korea Selatan.

Melalui akun Threads @sarjanabackpacker, pihak travel menyebut peserta bernama Femas, yang disebut berasal dari Madiun, Jawa Timur, tidak kembali ke rombongan setelah berpamitan berjalan-jalan sendiri.

Baca Juga: Tingkatkan Daya Saing Sawit Nasional, BPDP dan Ditjenbun bersama PT TKM Gembleng 180 Pekebun Kalimantan Barat Lewat Program SDM Perkebunan 2026

"Peserta tour kami kabur. Femas asal Madiun," tulis akun tersebut dalam unggahannya yang dikutip pada Jumat (17/7/2026).

"Bertahun-tahun kami jaga nama baik, membangun kepercayaan, mengurus ribuan peserta agar bisa liburan dengan tenang. Rusak karena satu orang," lanjut unggahan itu.

Pamit Membeli Sepatu, Lalu Tak Kembali

Menurut pihak travel, Femas tidak menunjukkan gelagat mencurigakan selama mengikuti perjalanan.

Penyelenggara tur menyebut Femas dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan bahkan menempati kamar yang sama dengan tour leader.

"Beliau pendiam. Tour Leader satu kamar dengannya. Diajak ngobrol, diajak makan, diajak jalan. Bahkan ditanya berkali-kali apakah ada kesulitan, semuanya terlihat normal," tulis akun tersebut.

Sebelum dinyatakan hilang, Femas berpamitan untuk melihat-lihat dan membeli sepatu di kawasan Myeongdong tanpa didampingi rombongan.

Namun setelah itu, menurut pihak travel, yang bersangkutan tidak kembali ke hotel dan tidak dapat dihubungi.

Baca Juga: Dody Hanggodo Buka Suara soal Isu Mutasi Pegawai dan Dugaan Nepotisme di PT PP

"Sampai malam itu beliau berkata ingin melihat-lihat sepatu di Myeongdong. Lalu menghilang. Tidak pernah kembali ke hotel, tidak pernah menjawab telepon, tidak pernah membalas WhatsApp, tidak pernah memberi kabar," tulisnya.

Pihak travel mengaku telah melakukan pencarian di lokasi terakhir serta melaporkan kejadian tersebut kepada otoritas setempat di Korea Selatan.

Travel Sebut Terancam Denda

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X