Prabowo: Orang Kaya Harus Rela Bayar BBM Lebih Mahal

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Jumat, 10 Juli 2026 | 07:05 WIB
Presiden Prabowo saat membicarakan BBM harga mahal untuk orang kaya dalam acara peresmian mandatori B50 di Karawang, Jawa Barat.  (YouTube/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo saat membicarakan BBM harga mahal untuk orang kaya dalam acara peresmian mandatori B50 di Karawang, Jawa Barat. (YouTube/Sekretariat Presiden)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menegaskan masyarakat mampu tidak seharusnya menikmati bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Menurutnya, masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi, termasuk pemilik mobil mewah, harus rela membayar BBM dengan harga lebih mahal.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat peluncuran program mandatori biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga: Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru, Total Tersangka Jadi 27 Orang

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku mendapat informasi bahwa Indonesia menjadi perhatian sejumlah tokoh dunia karena dinilai mampu menjaga stabilitas harga BBM bagi masyarakat kecil.

"Saya kaget sendiri, tokoh dunia membicarakan Indonesia. Indonesia kok berhasil tidak panik, tidak menaikkan BBM untuk rakyat kecil. Kalau untuk orang kaya tidak masalah," ujar Prabowo.

Singgung Boy Thohir hingga Arsjad Rasjid

Dalam kesempatan itu, Prabowo berkelakar dengan sejumlah pengusaha yang hadir, di antaranya Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk Garibaldi "Boy" Thohir, Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid, serta Chief Executive Officer Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Perkasa Roeslani.

Prabowo mengatakan para pemilik kendaraan mewah seharusnya tidak keberatan membayar BBM dengan harga lebih tinggi.

"Boy, iya Boy. Kau tidak ada masalah Boy. Siapa lagi tidak ada masalah (bayar mahal) ini? Hahaha. Arsjad, kau berani pakai Lamborghini ya harus bayar mahal dong hahaha. Rosan juga enggak ada masalah kan Rosan?" ucap Prabowo yang disambut tawa para hadirin.

Indonesia Resmi Terapkan Biodiesel B50

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti peluncuran program biodiesel B50 yang disebut menjadi tonggak baru dalam upaya Indonesia mengurangi emisi karbon.

Baca Juga: Kasus Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha Masih Diusut, Keluarga Tantang Terlapor Jalani Sumpah Adat

"Kita dibicarakan di dunia. Kita leading dalam mengurangi emisi karbon," katanya.

Program B50 merupakan kebijakan pencampuran biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 50 persen ke dalam bahan bakar jenis solar.

Menurut Prabowo, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan biodiesel B50 secara resmi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X