Kasus Dokter Icha Jadi Sorotan Nasional, Polisi dan Kemenkes Dalami Dugaan Intimidasi saat Bertugas

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 29 Juni 2026 | 20:53 WIB
Kasus dr. Icha menjadi perhatian nasional setelah polisi dan Kementerian Kesehatan mendalami dugaan intimidasi yang dilaporkan keluarga terhadap dokter muda RS Leona Kefamenanu. (Dok. Kemenkes)
Kasus dr. Icha menjadi perhatian nasional setelah polisi dan Kementerian Kesehatan mendalami dugaan intimidasi yang dilaporkan keluarga terhadap dokter muda RS Leona Kefamenanu. (Dok. Kemenkes)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kasus meninggalnya dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha menjadi perhatian publik setelah keluarga menyampaikan dugaan adanya tekanan psikologis yang dialami dokter muda tersebut saat menjalankan tugas di RS Leona Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Diketahui, dr Icha ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya di Kabupaten Kupang, NTT, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Alihkan Fokus ke Pelayanan Berbasis Nilai Manfaat, Bidik Layanan Jantung hingga Tekan Angka Operasi Caesar

Pihak keluarga menduga terdapat peristiwa yang memberikan tekanan emosional kepada almarhumah setelah menangani seorang pasien anak korban gigitan ular hijau di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu.

Dalam penyampaiannya kepada publik, keluarga menyebut dugaan tekanan tersebut berkaitan dengan respons sejumlah pihak terhadap keputusan medis yang diambil saat penanganan pasien.

Namun, pihak-pihak yang disebut membantah melakukan intimidasi dan hingga kini proses penyelidikan masih berlangsung.

Hingga Senin, 29 Juni 2026, Polres Timor Tengah Utara (TTU) masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

Di saat yang sama, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga melakukan investigasi untuk menelusuri fakta peristiwa sekaligus mengevaluasi aspek perlindungan tenaga kesehatan.

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote mengatakan proses penanganan dilakukan secara profesional dan berbasis fakta.

Baca Juga: Usut Dugaan Mafia Tambang Kalipuro, Praktisi Hukum Siapkan Aduan ke PPATK untuk Telusuri Aliran Dana

“Hari ini proses pengambilan keterangan terhadap para saksi masih berlangsung. Penyidik terus bekerja mengumpulkan fakta-fakta untuk membuat terang peristiwa ini,” ujar Eliana dalam keterangannya, Sabtu, 27 Juni 2026.

Ia menambahkan hasil pemeriksaan akan disampaikan setelah seluruh rangkaian penyelidikan selesai.

Kasus ini memasuki perkembangan baru setelah polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara yang disebut dalam laporan keluarga.

Kronologi Penanganan Pasien

Menurut keterangan keluarga, peristiwa bermula pada Sabtu, 13 Juni 2026, saat dr Icha bertugas sebagai dokter jaga di IGD RS Leona Kefamenanu dan menangani pasien anak korban gigitan ular hijau.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X