Diduga Lakukan Tindakan Sadis
Kapolda menilai dugaan tindakan yang dilakukan tersangka terhadap korban tergolong tidak wajar dan di luar batas perilaku normal dalam sebuah hubungan.
"Karena apa yang dilakukan, sebagaimana teman-teman ketahui, ini sesuatu yang tidak wajar, sesuatu yang di luar kebiasaan," ujar Rudi.
"Perilaku seseorang terhadap kekasihnya yang bisa kita katakan terlalu atau sadis," sambungnya.
Saat ini, Taufik telah ditahan di sel khusus Mapolda Jawa Barat dengan pengawasan ketat melalui kamera CCTV.
Polisi juga memastikan selama masa pelarian, tersangka bergerak sendiri tanpa bantuan pihak lain.
Kasus ini mencuat setelah YTR diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan tersangka di sebuah indekos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Korban, yang sebelumnya bekerja di sebuah restoran di Kota Bandung, diduga mengalami penyekapan selama tiga tahun.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mengungkapkan hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka berat, terutama pada bagian wajah dan mata.
"Kedua matanya mengalami kebutaan. Itu yang paling parah. Gigi atas depan enam rontok, bibir juga sudah sumbing," ujar Hendra, Senin (22/6/2026).
Menurut penyelidikan sementara, luka-luka yang dialami korban diduga akibat hantaman benda tumpul maupun senjata tajam yang dilakukan secara berulang. ***
Artikel Terkait
GDG Bandung Buktikan Kelasnya, DevFest 2025 Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara
Kisah SRMP 11 Bandung Barat, Sekolah untuk Anak yang Hampir Kehilangan Masa Depan
Longsor Dini Hari di Bandung Barat, Warga Tak Sempat Menyelamatkan Diri
Kebakaran Laundry di Bandung, Evakuasi Kakek dan Cucu Jadi Sorotan
Bayi Nyaris Dibawa OTK, Curhatan Ibu di Bandung Mengguncang
Warga Bandung Mengaku Jadi Korban Salah Sasaran karena Wajah Mirip Buronan Kasus Penyekapan