Dari Manaoag ke Asia: Kehadiran Mgr. Agustinus Agus dan Presiden Ferdinand Marcos Jr. Warnai Seabad Devosi Maria

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Kamis, 23 April 2026 | 20:25 WIB
Peringatan 100 Tahun Pemahkotaan Maria Manaoag di Filipina (22 April 2026)
Peringatan 100 Tahun Pemahkotaan Maria Manaoag di Filipina (22 April 2026)

PONTIANAKGLOBE.COM, MANAOAG, FILIPINA | Lautan umat memadati kawasan Minor Basilica of Our Lady of the Rosary of Manaoag sejak dini hari, Rabu (22/4/2026).

Lebih dari satu juta peziarah dari seluruh Filipina dan berbagai negara berkumpul untuk memperingati 100 tahun penobatan kanonik Nuestra Señora del Rosario de Manaoag—sebuah tonggak iman yang telah berakar sejak tahun 1926.

Perayaan akbar ini mencapai puncaknya dalam Misa Kudus yang dipimpin oleh Nunsius Apostolik Vatikan untuk Filipina, didampingi para uskup dan ratusan imam.

Dalam suasana khidmat yang sarat devosi, umat larut dalam doa, pujian, dan harapan yang terarah kepada Bunda Maria Manaoag, yang dikenal sebagai pelindung dan pengantara bagi banyak umat.

Disandur dari Portal Berita Manila Standard, sorotan utama tertuju pada kehadiran Presiden Ferdinand Marcos Jr. bersama Ibu Negara Liza Araneta Marcos.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden yang akrab disapa Bongbong Marcos bergabung bersama umat dalam doa, memohon bimbingan, persatuan, serta semangat pelayanan yang penuh kasih.

“Pada kesempatan suci ini, kita berdoa memohon rahmat untuk merangkul kebajikan-Nya, untuk menemukan bimbingan-Nya sebagai mercusuar terang di saat-saat cobaan, dan untuk memperkuat pengabdian kita kepada-Nya dengan memupuk harapan yang mendalam saat kita berjalan bersama dalam iman,” ujar Presiden dalam refleksinya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan teladan Bunda Maria sebagai inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan beriman.

Dalam doanya, Presiden memohon agar perayaan ini semakin memperdalam persatuan umat serta memperbarui komitmen untuk melayani sesama dengan kasih dan belas kasih.

Ia menyebut “perawatan keibuan” Maria sebagai cerminan kasih yang setia dan perlindungan yang tak pernah pudar bagi umat beriman.

Momentum bersejarah ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh Gereja dari berbagai negara.

Dari Indonesia, hadir Emeritus Uskup Agung Pontianak, juga sebagai etua Dewan Pembina Yayasan Landak Bersatu, Mgr. Agustinus Agus, OP didampingi oleh Prior Rumah St. Dominikus Pontianak, Romo Johanes Robini Marianto OP.

Kehadiran mereka menjadi simbol kuat persaudaraan Gereja di Asia.

Mgr. Agustinus Agus, OP dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. Hadiri Peringatan 100 Tahun Pemahkotaan Maria dari Manaoag, memperlihatkan perjumpaan lintas peran pemimpin Gereja dan pemimpin negara, yang bersama-sama berdiri dalam ruang iman yang sama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Majalah DUTA

Tags

Rekomendasi

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB
X