Warga Senang! Tarif Kereta Disubsidi 60 Persen, Pemerintah Siap Perluas Jaringan ke Seluruh Nusantara

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 5 November 2025 | 21:37 WIB
Prabowo menyapa masyarakat saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta. (Tim Media Prabowo)
Prabowo menyapa masyarakat saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta. (Tim Media Prabowo)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan melalui dukungan konkret terhadap transportasi massal.

Saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Senin (4/11/2025), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa negara terus memperkuat aksesibilitas layanan transportasi untuk meringankan beban masyarakat.

Baca Juga: Gelar Perdana! Pesparani Katolik I Kalbar 2025 Siap Dilaksanakan di Pontianak, Ini Jadwal Lengkap-nya

Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut adalah subsidi operasional layanan perkeretaapian nasional yang mencapai hingga 60 persen.

“Tadi disampaikan oleh Menteri Perhubungan, semua kereta api kita disubsidi pemerintah sampai 60%,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, subsidi transportasi publik bukan sekadar soal untung dan rugi, tetapi bagian dari pemenuhan Public Service Obligation (PSO) sebagai tanggung jawab negara kepada rakyat.

“Di seluruh dunia, transportasi publik dihitung berdasarkan manfaatnya bagi rakyat, bukan laba perusahaan. Inilah tugas negara untuk memastikan layanan publik yang layak bagi semua lapisan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Misteri Kematian Siswa Pahoa Gading Serpong Diduga Jatuh dari Lantai 8, Polisi Amankan Rekaman CCTV

Prabowo juga menekankan peran strategis kereta api dan sistem transportasi massal dalam kehidupan modern: meningkatkan efisiensi logistik, menekan biaya ekonomi, membuka akses mobilitas, serta memperluas kesejahteraan rakyat.

Pemerintah berkomitmen memperkuat layanan perkeretaapian nasional dengan menambah 30 rangkaian baru di Jabodetabek dan memperluas jaringan ke Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa.

“Kalau untuk kepentingan rakyat banyak, saya tidak ragu. Pemerintah akan terus memperbesar pelayanan dan memperluas sistem transportasi rakyat,” tuturnya.

Langkah ini menjadi bagian dari agenda besar pemerintah untuk memastikan negara hadir di tengah rakyat, menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, serta menjaga agar kekayaan negara dikelola sebesar-besarnya bagi kesejahteraan bersama. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X