“Saat ini popularitas Purbaya berada di atas Dedy Mulyadi. Namun, masyarakat masih menunggu kinerjanya,” kata Eddy, Kamis, (30/10/2025).
Meski demikian, Eddy menilai belum tentu Purbaya tertarik bergabung dengan partainya.
“Apakah kemudian Pak Purbaya itu menjadi salah satu calon yang akan kami tarik ke PAN? Ya belum tentu Pak Purbayanya juga mau,” ujarnya.
Baca Juga: Tiga Suara untuk Onad: Dari Teguran Deddy, Doa Habib, hingga Cinta Denny
Menurut Eddy, Purbaya merupakan profesional yang berfokus pada bidang keuangan, bukan politik praktis.
“Saya belum melihat beliau punya tujuan ke ranah politik. Saya kira beliau akan tetap di jalur keuangan, sesuai kompetensinya,” tuturnya.
Fenomena 'Purbaya Effect' dinilai menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap figur teknokrat di pemerintahan Prabowo. Popularitas berbasis kinerja kini dianggap mampu menggantikan dominasi politisi dalam pandangan masyarakat.***
Artikel Terkait
Purbaya Klaim Ekonomi Mulai Bergeliat, Meski Rp200 Triliun Sudah Tak Tersisa di Bank Himbara
Purbaya Guncang Internal Kemenkeu, Beberkan Aduan Suap, Selundupan, dan Etika Pegawai
Purbaya Bongkar Modus Balpres: Negara Rugi, Mafia Impor Panen Untung
Impor Balpres Akan Dihapus, Purbaya Yakin Industri Tekstil Lokal Bisa Bangkit
Jokowi Sebut Whoosh Hidupkan Ekonomi Daerah, Menkeu Purbaya: Ada Betulnya Sedikit
Disebut Ceplas-ceplos, Menkeu Purbaya Justru Dianggap Buka Mata Publik soal Pemerintahan