“Bahkan sebagian sudah terhipnotis hingga selalu merasa perlu berkata ‘siap’ atau ‘mohon izin’,” tambahnya.
Dalam sejarah, feodalisme merujuk pada sistem kekuasaan di Eropa abad pertengahan yang menempatkan bangsawan sebagai penguasa mutlak, sementara rakyat hanya sebagai pengikut. Kini, dalam konteks modern, pola serupa muncul kembali dalam bentuk relasi sosial yang timpang antara pemimpin dan rakyat.
Fenomena tersebut menjadi cermin bahwa warisan lama feodalisme masih membekas dalam perilaku sosial Indonesia, dari birokrasi hingga ruang publik digital.***
Artikel Terkait
Pimpin Ratas Transformasi dan Keterpaduan Layanan Digital, Presiden Dorong Birokrasi Berdampak dan Lincah
Presiden Prabowo Instruksikan Menteri Perbaiki Birokrasi dan Berikan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat
Heboh Sunhaji Berlinang Air Mata Memohon Prabowo Tak Izinkan Gus Miftah Mundur, Apa Alasannya?
Sosok yang Tertawa Lebar Saat Gus Miftah Hina Penjual Es Teh Akhirnya Minta Maaf, Siapa Dia?
Dilema Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Presiden, Sunhaji Belum Ikhlas, Deddy Corbuzier Justru Beri Dukungan
Belanja Birokrasi Membengkak, Tito: Banyak Pemda Hobi Rapat dan Jalan-Jalan