Presiden Prabowo Tambah Wamendagri, Ini Alasan di Baliknya

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:03 WIB
Kemendagri resmi memiliki tiga wakil menteri setelah Presiden Prabowo melantik Akhmad Wiyagus. (Dok. Instagram/titokarnavian)
Kemendagri resmi memiliki tiga wakil menteri setelah Presiden Prabowo melantik Akhmad Wiyagus. (Dok. Instagram/titokarnavian)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kini resmi memiliki tiga wakil menteri setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).

Sebelum penunjukan ini, Kemendagri sudah memiliki dua wakil menteri, yakni Bima Arya dan Ribka Haluk.

“Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat Bapak Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Negara.

“Artinya, ada penambahan satu posisi wakil menteri di Kemendagri,” tambahnya.

Baca Juga: Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai Gaza Sudah Dekat, Siap Terbang ke Timur Tengah Akhir Pekan Ini

Dengan pelantikan tersebut, Kemendagri menjadi salah satu kementerian dengan jumlah wakil menteri terbanyak dalam kabinet Presiden Prabowo.

Prasetyo menjelaskan, salah satu alasan penambahan posisi Wamendagri adalah karena luasnya wilayah Indonesia yang kini mencakup 38 provinsi.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kompleks dan membutuhkan struktur kepemimpinan yang lebih kuat.

“Bapak Presiden menilai perlu adanya tambahan kekuatan di Kemendagri,” katanya. 

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas pengawasan dan memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyambut baik keputusan tersebut. Ia menilai, tanggung jawab Kemendagri sangat besar karena mencakup seluruh urusan pemerintahan daerah di Indonesia, mulai dari inflasi, kemiskinan, hingga pembangunan desa.

“Bayangkan, ada 38 provinsi, 98 kota, 416 kabupaten, dan lebih dari 70 ribu desa. Semuanya harus kita jangkau,” ujar Tito di Istana Negara.

Baca Juga: Bedanya Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat, Ini yang Wajib Kamu Tahu!

Dengan tambahan satu wakil menteri, Tito berharap beban kerja dapat terbagi sehingga pengawasan dan koordinasi dapat berjalan lebih efisien.

Tito juga mengungkapkan bahwa ketiga wakil menteri nantinya akan dibagi berdasarkan wilayah kerja yaitu barat, tengah, dan timur Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB
X