Tragedi Ponpes Al Khoziny, 37 Korban Tewas, Mimbar Musala Masih Berdiri

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 6 Oktober 2025 | 09:49 WIB
BNPB melaporkan temuan baru jumlah akumulasi korban jiwa yang berhasil ditemukan mencapai 49 orang.  (Dok. BNPB)
BNPB melaporkan temuan baru jumlah akumulasi korban jiwa yang berhasil ditemukan mencapai 49 orang. (Dok. BNPB)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Proses pencarian korban ambruknya bangunan musala tiga lantai di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, memasuki hari ke-7 pada Minggu, 5 Oktober 2025.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban tewas bertambah menjadi 37 orang.

Baca Juga: Gerakan Seribu Rupiah Dedi Mulyadi Tuai Sorotan, Publik Sebut APBD Jabar Kan Sudah Rp31 Triliun

Tim SAR gabungan masih bekerja tanpa henti menyingkirkan puing-puing di tengah kondisi lapangan yang makin berat dan bau menyengat akibat pembusukan jenazah.

Di sektor A3, petugas juga menemukan mobil mewah Mercedes-Benz hitam yang terjebak di antara reruntuhan beton.

Belum ada kepastian siapa pemilik mobil itu, namun sejumlah warga menduga kendaraan tersebut milik pengasuh pesantren.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menolak berkomentar.

“Kami fokus pada evakuasi korban manusia,” ujarnya di lokasi.

Mobil Mercy Hitam di Tengah Puing

Penemuan mobil mewah di lokasi reruntuhan menarik perhatian publik.

Proses pengangkatan mobil berlangsung sulit karena terjepit di antara balok beton besar.

Baca Juga: Detik-Detik Truk Terjun dari Tol Tangerang–Merak, Warga Panik dan 5 Orang Luka Serius

Kendaraan akhirnya berhasil diangkat menggunakan alat berat dan dibawa keluar lokasi dengan dump truk.

Warga sekitar menyebut mobil itu sering terlihat di area rumah pengasuh ponpes sebelum bangunan roboh.

Kasubdit RPDO Basarnas, Emi Freezer, menyebut total korban tewas kini mencapai 37 orang, setelah 11 jenazah baru ditemukan pada Minggu dini hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X