PONTIANAKGLOBE -- PT Aneka Tambang Tbk melaporkan capaian kinerja produksi dan penjualan sebelum audit nikel tumbuh 28% atau sebanyak 2.113 ton feronikel (TNi) pada 2023 year on year (y-o-y).
Direktur Operasi dan Produksi ANTAM, I Dewa Wirantaya mengatakan ANTAM menargetkan penguatan kinerja produksi dan penjualan komoditas utama Perusahaan sejalan dengan outlook positif penyerapan komoditas logam dasar dan logam mulia pada tahun 2023.
"Melalui konsistensi implementasi operational and good mining practices menjadi dasar peningkatkan kinerja bisnis inti perusahaan," kata I Dewa Wirantaya dikutip Pontianak Globe, Rabu (8 Maret 2023).
Pihaknya dalam upaya mendukung peningkatan produksi, lanjut I Dewa, merencanakan fase produksi Feronikel ANTAM di Halmahera Timur, Maluku Utara memperkuat kapasitas lini produksi pabrik feronikel ANTAM existing yang saat ini beroperasi di Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Dia menjelaskan produk bijih nikel, pada bulan Januari 2023, total produksi bijih nikel unaudited ANTAM mencapai 1,06 juta wet metric ton (wmt), tumbuh 16% YoY.
"Capaian volume penjualan bijih nikel unaudited mencapai 1,08 juta wmt pada Januari 2023, tumbuh lebih dari 80% YoY," ujarnya.