PONTIANAKGLOBE.COM, SIDNEY -- Warga Australia semakin banyak beralih menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi sehari-hari akibat meningkatnya biaya hidup dan harga bahan bakar.
Menurut laporan dari Drive pada 7 Oktober 2024, data dari Bicycle Network menunjukkan adanya peningkatan penggunaan sepeda sebesar 4 persen di Victoria dan 6 persen secara nasional.
Survei dari Climate Council of Australia pada 2023 mengungkapkan bahwa 71 persen warga Australia berupaya menekan biaya transportasi akibat melonjaknya harga bahan bakar, yang di beberapa SPBU di Sydney mencapai rekor tertinggi pada 2024.
Harga rata-rata bahan bakar di Sydney pada September 2024 adalah 2,18 dolar Australia atau sekitar Rp 21.500 per liter.
Baca Juga: Rekor Pertemuan Indonesia vs Australia, Garuda Tak Perlu Minder Walau Hanya Raih Satu Kemenangan
Sebuah keluarga dengan dua anak di Australia menghabiskan sekitar 459 dolar Australia per minggu atau sekitar Rp 5 juta untuk operasional kendaraan, termasuk cicilan kredit, bahan bakar, dan biaya lain seperti asuransi dan servis.
Pada periode yang sama tahun lalu, rata-rata biaya ini hanya 415 dolar Australia, menunjukkan adanya kenaikan signifikan dalam biaya memiliki kendaraan.
Baca Juga: Respon Matthew Baker Terhadap Panggilan Timnas U-17 Australia: Memegang Bendera Indonesia
Penjualan mobil baru juga mengalami penurunan selama dua bulan berturut-turut, dengan penurunan terbesar dalam dua tahun terakhir sebesar 9,8 persen pada September 2024, menurut data dari Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI). ***