PONTIANAKGLOBE -- Baru-baru muncul video narasi yang mengklaim Arab Saudi mengirim armada tempur membantu Indonesia untuk menyerang Australia. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan video itu tidak benar.
Video yang diunggah pada 7 Desmber 2022 itu tayang di youtube dengan judul 'Takbir, Demi Negara Seiman Indonesia, Ribuan Armada Tempur Arab Saudi Akhirnya Tiba di Bumi Nusantara'.
Dalam video itu juga muncul narasi sejumlah negara teluk ikut mengirim jet tempur ke Indonesia dan invasi tersebut mulai berlangsung.
Pembuat video memanfaatkan konflik antara Indonesida dan Australia dalam pengklaiman perebutan Pulau Pasir. Dalam adegan video itu tampil pesawat tempur dan kehadiran Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman berbicara depan kamera.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bahwa video tersebut tidak benar. Dari situs www.periksafakta.afp.com menyatakan video tersebut merupakan bagian dari pemberitaan terkait invasi ke Yaman pada 2015 lalu.
"Hingga Desember 2022, tidak ada laporan resmi mengenai pengiriman armada militer Arab Saudi dan sejumlah negara Teluk ke Indonesia terkait invasi ke Australia," tulis Kominfo dikutip Pontianak Globe, Senin (19 Desember 2022).
Sebagai informasi, Pulau Pasir merupakan pulau tidak ada penduduk yang terletak antara perairan Indonesia dan Austrlia.
Pulau berjarak 320 kilometer dari Australia dan 170 kilometer dari Indonesia tepatnya selata Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.
Pulau tersebut bukan merupakan bagian Indonesia melainkan masuk wilayah Australia. Pada 1878, Inggris memberikan pulau itu kepada Australia karena merupakan wilayah jajahannya.
Kementerian Luar Negeri melalui Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika, Abdul Kadir Jailani melalui akun twitternya menyatakan pulau itu adalah kepunyaan Austrlia.
Artikel Terkait
Ujaran Kebencian dan Hoaks Dapat Ditangkal dengan Jurnalistik Berkualitas. Begini Alasannya
Viral Video Set Top Box Meledak di Cikande, Serang, Banten ! Apa Respons Kominfo ?