PONTIANAKGLOBE.COM, PARIS, PRANCIS -- Menteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, menghadiri acara pertemuan dengan para pimpinan perusahaan besar yang tergabung dalam Kadin Paris, Kamis, 26 Juli 2024.
Pertemuan bertajuk: Indonesian-France Business Executive Luncheon in the Sideline of Paris Summer Olympics 2024 ini bertujuan memperkuat hubungan kerjasama antara Indonesia dan Prancis.
Baca Juga: Buffon Jadi Kartu As, Indonesia Lolos ke Babak Puncak Tantang Thailand U-19
Kehadiran Prabowo disambut oleh Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.
Mereka saling bertegur sapa dan bersalaman.
"Apa kabar?" tanya Prabowo kepada Anindya.
Prabowo dan Anin kemudian masuk bersama ke ruang pertemuan Indonesian-France Business Executive Luncheon in the Sideline of Paris Summer Olympics 2024.
"Selamat datang Bapak Presiden, Selamat!" sambut salah satu delegasi Prancis kepada Presiden terpilih 2024-2029 itu.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan semua negara dan meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Prancis, yang diharapkan berdampak positif pada ekonomi kedua negara.
"Kami ingin berkolaborasi, kami katakan, kami ingin menjadi teman baik bagi semua dan kami ingin mempromosikan dan mendukung kolaborasi dan kerjasama. Kami juga diberkati dengan kenyataan bahwa Indonesia tidak lama lagi akan mampu mencapai energi keberlanjutan, terbarukan, dan hijau," kata Prabowo.
Prabowo didampingi oleh Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan Roesan Perkasa Roeslani, mantan Ketua Umum KADIN periode 2015-2020.
Baca Juga: Pentingnya Teknik Logistik! Ini Kata San-san Dosen San Agustin di SMA-SMK Maniamas Ngabang
Selain Prabowo, dua pembicara lainnya dalam pertemuan itu adalah Stephane Michel, Presiden Gas Renewables & Power at Total Energy, dan Nicolas Hieronimus, CEO L’Oreal Paris.
Diharapkan, pertemuan ini akan memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Prancis, memberikan dampak positif, dan semakin erat demi pembangunan ekonomi kedua negara. ***