bisnis-market

Komitmen pada Sustainable Financing, BRI Kembali Terbitkan Green Bond Senilai Rp 6 Triliun. Apa Maksudnya?

Minggu, 1 Oktober 2023 | 21:49 WIB
Bank BRI menerbitkan Green Bond melalui Obligasi Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan I Tahap II Tahun 2023 sebesar Rp6 triliun. (Pontianak Globe/Dok. BRI)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- BRI sebagai satu di antara bank pemerintah selalu berusaha menjadi penggerak ekonomi bangsa dengan sistem berkelanjutan

Dalam waktu dekat ini, BRI kembali menerbitkan Green Bond melalui Obligasi Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan I Tahap II Tahun 2023 sebesar Rp6 triliun.

Baca Juga: Cara Daftar RDN BRI Lewat Brimo Bagaimana ? Cek Dulu Syarat Buka RDN BRI Biar Lancar Saat Pembukaan Sob

Penerbitan dilakukan dalam 3 seri yaitu Seri A (1 tahun) dengan kupon 6,10 persen, Seri B (2 tahun) dengan kupon 6,35 persen dan Seri C (3 tahun) dengan kupon 6,30 persen dan framework penggunaan dana mengacu pada POJK No.60/POJK.04/2017.

Green Bond Tahap II Tahun 2023 tersebut mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 2,66 kali selama periode book building.

Penerbitan ini akan mencatatkan BRI sebagai penerbit green bond domestik terbesar di Indonesia setelah sebelumnya melakukan penerbitan sebesar Rp5 triliun pada tahun 2022.

Baca Juga: Apa itu RDN BRI atau Rekening Dana Nasabah BRI ? Berapa Tarif dan Biaya RDN BRI serta Apa Keunggulan RDN BRI ?

Energi terbarukan, efisiensi energi, pencegahan dan pengendalian polusi, transportasi ramah lingkungan dan penggunaan lahan yang berkelanjutan menjadi segmen utama penggunaan dana hasil penerbitan Green Bond ini.

Aksi korporasi ini merupakan salah satu upaya BRI dalam merealisasikan Green Economy dan juga bagian dari strategy pendanaan yang menganut Sustainable Principle setelah sebelumnya BRI sukses menerbikan Sustainable Bond, Sustainable-Linked Loan, MTN Inklusif dan Subdebt Inklusif.

Baca Juga: Cara Cek Mutasi Rekening BRI Lewat ATM BRI Secara Mudah

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Wholesale and Institutional Business BRI Agus Noorsanto mengatakan alokasi dari hasil penghimpunan dana akan digunakan untuk kegiatan usaha atau kegiatan lain yang termasuk dalam kriteria Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) sekurang-kurangnya 70 persen.

Direktur Wholesale and Institutional Business BRI Agus Noorsanto menambahkan, “Sedangkan sisanya akan digunakan untuk pendanaan di segmen UMKM sebagai salah satu wujud BRI dalam melaksanakan perannya sebagai agen pembangunan nasional. Pendanaan pada kegiatan berwawasan lingkungan tersebut juga termasuk untuk refinancing green bond yang jatuh tempo di tahun 2023.”

Baca Juga: Cara Daftar SMS Banking BRI Ada 2 Pilihan Sob. Bisa Lewat ATM BRI atau ke Kantor Cabang BRI, Ikuti Panduannya

“BRI optimis dapat terus memberikan value, tidak hanya economic value namun juga mendorong social value bagi seluruh lapisan masyarakat sejalan dengan visi BRI untuk menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion. BRI juga berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menjalankan salah satu kesepakatan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 terkait Pengelolaan Lingkungan dan Pengendalian Perubahan Iklim melalui aktivitas pendanaan pada kegiatan usaha atau kegiatan lain yang berwawasan lingkungan”, ujar Agus Noorsanto.

Pada kesempatan berbeda, SEVP Treasury and Global Services BRI Achmad Royadi menambahkan bahwa aksi korporasi ini semakin mengukuhkan posisi BRI sebagai market leader penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di Indonesia yang didorong implementasi ketiga dimensi tersebut dalam aktivitas perbankan untuk mendukung ekonomi nasional melalui perubahan pola bisnis menjadi berkelanjutan.

Halaman:

Tags

Terkini