PONTIANAKGLOBE -- Bank Indonesia mencatatkan penyaluran kredit perbankan di Kalimantan Utara mengalami kenaikan dari 7,50% pada kuartal III/2022 menjadi 9,96% pada kuartal IV/2022.
Peningkatan bersumber dari pertumbuhan kredit modal kerja dari sebesar 15,77% (yoy) menjadi 20,90% (yoy) pada triwulan IV 2022.
Dari pertumbuhan kredit konsumsi dari sebesar 4,17% (yoy) pada triwulan III 2022 menjadi 8,02% (yoy) pada triwulan IV 2022.
Sementara itu, pertumbuhan kredit investasi sedikit mengalami perlambatan menjadi sebesar 2,15% (yoy) dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 2,39% (yoy).
Adapun dari komposisi, kredit modal kerja memiliki pangsa terbesar mencapai 37,72%, disusul oleh kredit konsumsi dan kredit investasi masing-masing sebesar 37,23% dan 30,05%.
Secara nominal, penyaluran kredit di Kaltara didominasi oleh kredit 100 – 500 juta dan di atas 5 miliar.
Pangsa kredit terbesar pada triwulan IV 2022 adalah kredit Rp 100-500 juta yang memiliki pangsa sebesar 38,29%, meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.
Penyaluran kredit dengan nilai lebih dari Rp 5 Miliar memiliki pangsa terbesar mencapai 35,96% dengan pangsa yang mengalami penurunan dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar 37,40%.
Pangsa kredit dengan nilai Rp0 – Rp100 Juta sebesar 10,84%, disusul oleh kredit dengan nilai Rp1 Miliyar – Rp5 Miliyar sebesar 9,80%dan Rp500 Juta – Rp1 Miliar sebesar 3,68%.
Namun jika dilihat berdasarkan jumlah sebaran rekening, penyaluran kredit mayoritas diberikan kepada debitur dengan nominal kredit di bawah Rp100 juta dengan pangsa sebesar
81,89%.
Artikel Terkait
Kinerja Kredit Korporasi Kalbar Turun Sepanjang Kuartal IV/2022 Hanya Senilai Rp37,94 Triliun
Teten Masduki Minta Penghapusan Tagihan Kredit Macet Segera Diwujudkan, Segini Jumlah UMKM Butuh Pembiayaan
OJK Kirim Surat ke Perbankan Agar Produk Kekayaan Intelektual Dapat Menjadi Agunan Kredit