PONTIANAKGLOBE -- Petani jagung di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua berharap kepada pemerintah agar dibangun pabrik pengolahan hasil pertanian di daerahnya.
Hal itu disampaikan petani Monika Ambar saat Presiden RI Joko Widodo meninjau lokasi food estate di Kabupaten Keerom, pada 21 Maret 2023 lalu.
"Kami meminta di sini ada pabrik supaya mempercepat hasil dan tidak harus capek-capek membawa keluar hasilnya," kata Monika Ambar dari siaran pers laman Presidenri dikutip Pontianak Globe, Jumat (24 Maret 2023).
Presiden RI Jokowi tidak datang sendiri, sejumlah pejabat kementerian mendampinginya seperti Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Plh. Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun, dan Bupati Keerom Piter Gusbager.
Petani jagung lain Dorteis berharap lahan jagung di tempatnya tersebut bisa menambah pendapatan para petani jagung dan sebagai sumber utama pencaharian mereka.
Sebagaimana diketahui, Presiden RI Jokowi mengatakan pemerintah menyediakan 10.000 hektare untuk tanam jagung di lokasi tersebut.
"Pengolahan tanah baru 500 hektare, tahun depat 2.500 hektare, tetapi yang baru ditanam hari ini 100 hektare," ujar Presiden RI Jokowi.
Menurutnya, lokasi tersebut ideal untuk ditanami jagung karena memiliki tanah yang datang.
Dia berharap dari tempat tersebut, petani dapat menghasilkan 4 hingga 5 ton dalam setahun. Setelah itu bertahap menjadi 6 ton dan seterusnya.
Presiden RI Jokowi mengutarakan kebutuhan jagung sangat tinggi di tanah air karena untuk suplai pakai ternak, baik ayam petelur, ayam pedaging, babi dan sapi.
Artikel Terkait
Gempa Papua Hari Ini 13 Desember 2022, 50 KM Timur Laut Mamberamo Tengah, Magnitudo 3,5
Wartawan Papua Raih Penghargaan Jurnalisme Oktovianus Pogau dari Yayasan Pantau
Angin Segar Petani Sawit di Riau, Perbankan BUMN Berikan Bantuan Kredit