Melalui berbagai inisiatif tersebut, IFG sebagai holding strategis BUMN tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian bangsa sesuai dengan cita-cita nasional.
Tentang Indonesia Financial Group (IFG)
IFG dibentuk pada tahun 2020 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero), yang kemudian ditetapkan sebagai perusahaan induk Holding Asuransi dan Penjaminan.
Berdasarkan surat Kementerian BUMN Nomor S-562/MBU/08/2020 tanggal 6 Agustus 2020, brand dan logo BPUI secara resmi berubah menjadi Indonesia Financial Group (IFG).
Baca Juga: Panitia Seksi Acara Mantapkan Langkah Menyambut Pekan Gawai Dayak 2025
Saat ini, IFG memiliki 17 perusahaan terafiliasi yang terdiri atas anak dan cucu perusahaan, di antaranya:
-
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo)
-
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo)
-
PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Jasa Raharja)
-
PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo)
-
PT Bahana Sekuritas
-
PT Bahana TCW Investment Management
-
PT Bahana Artha Ventura
-
PT Grahaniaga Tatautama
-
PT Bahana Kapital Investa
-
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life)
Artikel Terkait
BRI CoreLab dan Promedia Hadir di USU, Latih Mahasiswa Kuasai Dunia Digital
BRI Journalism 360 Medan Bersama Promedia, Peluang Gen Z Jadi Content Creator dan Bisnis Digital di Era Modern
CEO Promedia Agus Sulistriyono Sebut Hari Pers Nasional Momen Penting untuk Menghargai Dedikasi Jurnalis di Indonesia
Firnando Ganinduto Terima Kunjungan Tim Promedia, Tegaskan Media Harus Ikut Pantau Implementasi UU BUMN
Hadiri Rapat Rutin dengan Ratusan Pemred Ekosistem Promedia, KAI Beberkan Kesiapan Mudik Lebaran 2025, Ini Strategi Kelancaran Perjalanan
BRI Mediapreneur Talks Promedia 2025 Siap Sambangi Kota Serang: Seminar Bisnis untuk Jurnalis hingga Pengusaha Media