Luhut Klaim Indonesia Tak Perlu Panik Hadapi Tarif Trump: Pengalaman Kita Sudah Banyak

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 8 April 2025 | 20:31 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan sebut Indonesia tak perlu khawatir pada kebijakan Trump.  (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Luhut Binsar Pandjaitan sebut Indonesia tak perlu khawatir pada kebijakan Trump. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa Indonesia tidak perlu panik secara berlebihan menghadapi kebijakan tarif impor yang diberlakukan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump.

Pernyataan ini disampaikan Luhut dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden, yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 8 April 2025.

Baca Juga: Pengacara Lisa Mariana Ungkap Kronologi Pertemuan Awal dengan Ridwan Kamil, Klaim Habiskan 3 Hari Bersama di Palembang

Trump diketahui kembali menerapkan tarif impor sebesar 32 persen terhadap produk dari Indonesia. Namun, Luhut menyebut dampaknya terhadap perekonomian nasional masih tergolong kecil.

“Dampak terhadap PDB Indonesia akibat tarif resiprokal Amerika Serikat juga diperkirakan akan terbatas,” ujar Luhut.

Menurutnya, berdasarkan simulasi ekonomi yang dilakukan selama libur Lebaran, kontribusi ekspor terhadap PDB Indonesia relatif rendah, yakni hanya sekitar 23,8 persen, sementara ekspor ke Amerika Serikat hanya menyumbang 10 persen dari total ekspor nasional.

“Jadi sebenarnya kita tidak perlu khawatir secara berlebihan. Waspada, ya. Tapi panik, jangan,” tegas Luhut.

Baca Juga: Klaim Pengacara, Ridwan Kamil Biayai Lisa Mariana dari Kehamilan hingga Anak Lahir

Ia pun menyinggung keberhasilan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan besar di masa lalu sebagai dasar optimisme dalam menghadapi situasi ini.

“Pengalaman kita menangani kasus besar sudah cukup banyak. Ketika negara-negara lain pontang-panting menghadapi COVID-19, kita mampu mengatasi dengan baik,” katanya.

Luhut menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menyikapi situasi ini dengan tenang dan kompak.

“Kita satu padu, saling mendukung, dan punya data serta potensi yang kuat. Saya yakin kita bisa memitigasi dampak dari kebijakan ini dengan baik,” pungkasnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X