Pasca Tonton Debat Capres Keempat, Luhut Binsar Pandjaitan Angkat Bicara dan Soroti Soal Nikel, Statement-nya Bikin Keringat Dingin

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 24 Januari 2024 | 20:26 WIB
Menko Marves Luhut B Panjaitan saat menyaksikan mobil listrik yang dikembangkan BYD China (Sumber foto: Kemenkomarves)
Menko Marves Luhut B Panjaitan saat menyaksikan mobil listrik yang dikembangkan BYD China (Sumber foto: Kemenkomarves)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan soroti dan angkatan bicara pasca menonton debat capres keempat.

“Setelah menonton acara debat keempat Pilpres 2024 yang digelar minggu lalu, saya sangat menyayangkan adanya banyak disinformasi yang disampaikan pada momen tersebut. Karena itu, saya merasa perlu menyampaikan beberapa catatan terkait program hilirisasi yang menjadi ranah pekerjaan di kantor kami selama ini, serta erat kaitannya dengan tema debat saat itu,” kata Luhut dalam postingan Instagram @luhut.pandjaitan.

Baca Juga: Sempat Ramai Kabar Luhut Binsar Pandjaitan Mundur Sebagai Menko Marves, Ini Fakta dan Kondisi Terbarunya

Ia menambahkan, “Pertama, terkait harga nikel. Jika kita melihat rata-rata harga selama 10 tahun terakhir, sejak 2014, harga rata-rata nikel dunia adalah US$15 ribuan, masih lebih rendah dibandingkan harga sekarang. Bahkan pada periode 2014-2019, ketika awal-awal periode hilirisasi mulai kita lakukan, harga rata-rata nikel dunia hanya sebesar US$12 ribuan. Jadi saya kira tim pasangan calon perlu melihat history data yang lebih panjang dalam membaca siklus harga komoditas.”

Kedua, menurut Luhut data ekspor produk turunan nikel pada periode Januari - November 2023 adalah sebesar US$31.30 miliar, naik 0.6% dibandingkan ekspor periode yang sama pada tahun 2022 yaitu US$31.13 miliar.

Baca Juga: Dari Singapura, Luhut Binsar Pandjaitan Puji Erick Thohir Mampu Menjalankan Tugas Menko Marves Secara Maksimal

Meskipun produksi kita meningkat cukup signifikan, bukan berarti pendapatan kita menurun.

Terakhir, terkait LFP. Tidak benar yang disebutkan itu kalau pabrik Tesla di Shanghai menggunakan 100% LFP untuk mobil listriknya. Mereka masih menggunakan baterai berbahan dasar nikel, yang disuplai oleh LG.

Selain itu, publik perlu tahu bahwa lithium baterai berbasis nikel itu bisa didaur ulang, sedangkan baterai LFP sejauh ini masih belum bisa didaur ulang.

Baca Juga: Menteri Luhut Binsar Pandjaitan Dirawat di Singapura, Tetap Penyakit yang Dideritanya Masih Misteri

“Saya teringat ucapan cucu saya yang sedang menimba ilmu di Georgetown University, Amerika Serikat. Ia menyayangkan hilangnya integritas dari seorang intelektual sekaligus mantan pejabat negara yang berbicara buruk tentang negerinya di hadapan masyarakat negara lain,” kata Luhut.

“Karena itulah, saya titip kepada para calon pemimpin bangsa ini ke depan, tunjukkanlah karakter yang memberikan teladan kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda Indonesia. Sampaikanlah apa yang benar dan apa yang salah berdasarkan data dan fakta apa adanya. Karena yang lebih penting daripada memenangkan kontestasi, adalah membuat seluruh elemen bangsa ini bisa kompak dan bersatu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya. ***

Baca Juga: Luhut Binsar Pandjaitan Jatuh Sakit. Ceritanya Dibagikan ke Instagram, Tanggapan Netizen Tak Terduga

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Instagram @luhut.pandjaitan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X