Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa ia bersama jajaran Kabinet Merah Putih juga telah melakukan rapat perencanaan yang membahas terkait investasi-investasi yang akan membuahkan hasil manis untuk bangsa dan rakyat Indonesia.
“Bahkan, saya baru mimpin rapat perencanaan di kabinet merah putih investasi-investasi yang kita akan laksanakan mulai tahun ini nanti buahnya adalah hilirisasi, supaya nilai tambah semua bahan baku kita bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Prabowo juga mengatakan telah menghitung dan menargetkan lapangan kerja dalam kurun waktu lima tahun ke depan akan capai total 8 juta lapangan pekerjaan baru.
“Lapangan kerja yang kita hitung, lapangan kerja dalam lima tahun yang akan datang akan mencapai 8 juta lapangan kerja,” jelas Prabowo.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah yang telah diresmikan oleh Prabowo ini merupakan transformasi dari Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Sebelumnya, KITB ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2022 tentang Percepatan Investasi melalui Pengembangan Industri Terpadu (KITB) Batang.
Pemerintah mentargetkan nilai investasi di KEK Industropolis Batang dalam jangka waktu 5 tahun ke depan sebesar Rp 75,8 Triliun.
Adapun, target jumlah tenaga kerja yang diserap sejumlah 58.145 orang dalam bidang manufaktur, logistik, dan distribusi. ***
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Ratas di Hambalang pada Hari Minggu, Ternyata Bahas Hak Berikut Ini
Prabowo Percepat Pengangkatan CASN 2024, CPNS Juni dan PPPK Oktober 2025, Ternyata Alasannya karena Hal Ini
Prabowo Percepat Pengangkatan CASN, Mensesneg Pastikan Layanan Publik Optimal
Prabowo Resmikan Pabrik Emas Freeport di Gresik: Indonesia Fokus Tambah Nilai, Bukan Hanya Ekspor Bahan Baku
Anak-anak SD di Sidoarjo Sumringah dan Antusias Salaman dengan Prabowo, Sebut Ini Momen Langka
Prabowo Saksikan Laga Timnas Indonesia vs Australia, Beri Dukungan Moril