“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan ilmu dari BRI, ini membantu saya untuk memperluas pasar. Saya berharap usaha Sambal Mak Kocai dapat terus berkembang dan menghasilkan omzet yang lebih besar,” ungkap Ade.
Baca Juga: BRI dan Ombudsman RI Bersinergi Tingkatkan Transparansi dan Kualitas Pelayanan Nasabah
Selain Ade, Teuku Akmal, pemilik bisnis fashion berbasis kearifan lokal, juga merasakan manfaat besar dari pelatihan ini.
Usaha yang ia rintis sejak 2019 menghasilkan produk fesyen seperti scarf dan outer scarf dengan desain khas Indonesia. Selama pelatihan, Teuku belajar banyak tentang strategi ekspor, termasuk perhitungan biaya dan pemilihan negara tujuan.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, saya jadi lebih paham cara ekspansi bisnis hingga internasional. Semoga ke depannya, produk kami bisa dipasarkan ke berbagai negara,” kata Teuku.
BRI Peduli berharap program pelatihan ekspor ini dapat membantu UMKM lokal dalam memperluas jangkauan pasar mereka, sehingga mampu bersaing dan tumbuh secara berkelanjutan di pasar global. ***
Artikel Terkait
Kisah Sukses Nabilla Salon-Beauty Kediri, Untung Melimpah Berkat AgenBRILink
Keamanan Dana Nasabah Terjamin, Ini Langkah BRI Perangi Cybercrime
Ekspansi UMKM Menurun di Triwulan III 2024, BRI Ungkap Faktor Penghambat dan Berikan Solusi Penguatan Daya Beli
BRI Peduli Bantu Korban Erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur, Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak
BRI dan HIPMI Bersinergi, Pengusaha Muda Kini Lebih Mudah Dapat Modal
Anak Perusahaan BRI, BRI Danareksa Sekuritas Raih Juara Pembukaan Rekening Efek Terbanyak di Investor Protection Month 2024