ICEF 2024: Peluang Besar Belanja Produk Pemerintah dan Promosi Industri Dalam Negeri

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 23 Mei 2024 | 20:59 WIB
Kadin Indonesia dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) kembali akan menggelar pameran Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) di JIEXPO Kemayoran Jakarta pada 29-31 Mei 2024. (Dok. Pontianak Globe)
Kadin Indonesia dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) kembali akan menggelar pameran Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) di JIEXPO Kemayoran Jakarta pada 29-31 Mei 2024. (Dok. Pontianak Globe)

Direktur Satue Event—event organizer ICEF 2024, Bambang Setiawan, mengatakan di area seluas 2.500 m², ICEF 2024 akan diikuti sekitar 150 peserta pameran dari berbagai sektor bisnis, termasuk kesehatan, teknologi informasi, fashion, perkapalan, kendaraan, elektronik, alat kantor, tekstil, makanan dan minuman hingga internet service provider (ISP).

Baca Juga: Seleb TikTok Zoe Levana Terobos Jalur Busway! Lalu Terjebak di Jalur TransJ, Didenda Rp 500 Ribu!

Selain itu, ICEF tahun ini juga akan dimeriahkan dengan sejumlah kategori baru seperti road sweeper, logistik, alat berat, cartridge toner, infrastruktur dan bangunan, serta manufaktur.

Sebagai gambaran, ICEF 2023 telah menghadirkan 7.792 pengunjung yang terdiri dari Pejabat Pengadaan (PP), Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ), Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Berdasarkan data ICEF tahun 2023, ada lima komoditas unggulan dengan nilai pesanan tertinggi dalam pengadaan barang dan jasa.

Pertama, preservasi jalan bidang Bina Marga sebesar Rp 16,1 triliun. Kedua, fasilitas kesehatan sebesar Rp 9,3 triliun. Ketiga, obat program jaminan kesehatan Rp 7,6 triliun. Keempat, peralatan elektronik, IT, dan pendukungnya Rp 7,4 triliun, dan kelima kendaraan bermotor Rp 6,8 triliun. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X