Patrick Kluivert Resmi Latih Timnas Indonesia, Begini Plus-Minus Sang Legenda Belanda di Timnas Curacao

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 12 Januari 2025 | 22:24 WIB
Patrick Kluivert bersama Lionel Messi.
Patrick Kluivert bersama Lionel Messi.

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Patrick Kluivert, pelatih sekaligus mantan pemain sepak bola legendaris asal Belanda, resmi diperkenalkan oleh PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.

Perkenalan ini dilakukan dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu, 12 Januari 2025.

Baca Juga: Debut Marselino Ferdinan di Oxford United, 8 Menit yang Menghentak di Piala FA Inggris

Dalam acara tersebut, Patrick Kluivert menyatakan ambisinya untuk segera memberikan dampak signifikan bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

Salah satu fokus utamanya adalah meraih hasil maksimal di Kualifikasi Babak Ketiga Piala Dunia 2026.

"Pertama yang ingin saya sampaikan kepada para pendukung Garuda adalah rencana empat tahun kami bersama PSSI," ujar Kluivert.

"Saya membaginya menjadi dua tahap. Tahap pertama adalah memberikan dampak dan meraih hasil. Semua orang tahu bahwa kami akan menghadapi empat pertandingan penting, yang saya anggap sebagai empat laga final," tambahnya.

Baca Juga: 3 Perusahaan Asing yang Terlibat dalam Proyek Coretax DJP, Salah Satunya Diduga Manipulasi Pajak

Selain fokus pada hasil, Kluivert juga menekankan pentingnya membangun pondasi kuat dalam filosofi permainan Timnas Indonesia.

"Setelah itu, saya akan membangun dan mengimplementasikan program pelatihan. Namun, prioritas utama tetap pada meraih hasil dan menciptakan dampak yang nyata," tegasnya.

Baca Juga: Kobaran Api Terlihat dari Rumah Uya Kuya di Los Angeles, Ini Ceritanya

Rekam Jejak Kluivert di Curacao

Kluivert dikontrak hingga 2027 untuk menggantikan Shin Tae-yong (STY), pelatih asal Korea Selatan yang sukses membawa Indonesia melangkah jauh.

Tugas berat menanti Kluivert: mengantarkan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, Kluivert pernah melatih Timnas Curacao pada dua periode, yakni 2015–2016 dan 2021.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X