Namun, rekam jejaknya di Curacao menuai beragam pendapat, termasuk dari media setempat, Curacao Football News.
Baca Juga: Melihat 3 Alasan Patrick Kluivert Pilih Timnas Indonesia, Mimpi Piala Dunia Salah Satunya
Berikut ulasannya:
1. Tidak Konsisten dalam Formasi
Menurut Curacao Football News, Kluivert kerap mengubah-ubah formasi saat menukangi Timnas Curacao.
Pada 2015, ia menggunakan formasi 4-3-3.
Namun, pada 2021, formasi tersebut sering berubah setiap pertandingan.
"Kami tidak bisa memastikan formasi apa yang akan dia gunakan," tulis media tersebut melalui akun Twitter @Curacaofootbal1 pada 6 Januari 2025.
Hal ini kontras dengan gaya Shin Tae-yong yang konsisten menggunakan formasi 3-4-3 dengan hanya sedikit perubahan sepanjang kariernya di Indonesia.
Meski demikian, perubahan formasi sering kali dilakukan pelatih untuk menyesuaikan kebutuhan tim atau menghadapi lawan tertentu.
Adaptabilitas Kluivert juga membawa variasi permainan, seperti serangan yang dibangun melalui umpan-umpan pendek.
Baca Juga: Mengenal Alex Pastoor, Asisten Kluivert dengan Rekam Jejak Gemilang di Sepak Bola Eropa
2. Ahli Merekrut Pemain, tapi Strategi Membingungkan
Kluivert dikenal sebagai magnet bagi para pemain.
Banyak pemain muda Curacao tertarik bergabung dengan Timnas saat ia menjadi pelatih.
Artikel Terkait
Pangeran Harry dan Meghan Markle Kunjungi Pengungsian Kebakaran Los Angeles, Jadi Relawan Bagikan Bantuan
Mengenal Alex Pastoor, Asisten Kluivert dengan Rekam Jejak Gemilang di Sepak Bola Eropa
Melihat 3 Alasan Patrick Kluivert Pilih Timnas Indonesia, Mimpi Piala Dunia Salah Satunya
Kobaran Api Terlihat dari Rumah Uya Kuya di Los Angeles, Ini Ceritanya
3 Perusahaan Asing yang Terlibat dalam Proyek Coretax DJP, Salah Satunya Diduga Manipulasi Pajak
Debut Marselino Ferdinan di Oxford United, 8 Menit yang Menghentak di Piala FA Inggris