"Dia memiliki daya tarik besar sebagai legenda sepak bola Belanda. Banyak pemain yang ingin dilatih olehnya," tulis Curacao Football News.
Namun, media yang sama menyoroti kelemahan Kluivert dalam menyusun strategi.
Beberapa taktiknya dinilai membingungkan hingga membuat para pemain kesulitan memahami arahan di lapangan.
"Taktiknya buruk. Selama pertandingan, para pemain terlihat kebingungan," kritik mereka.
Bahkan, Timnas Curacao di bawah asuhan Kluivert hanya mampu menang tipis melawan negara-negara kecil tanpa liga semi-profesional.
3. Rekor Kinerja di Timnas Curacao
Pada 2015, Kluivert sempat membawa harapan besar bagi Curacao dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONCACAF.
Meski gagal meloloskan tim ke Rusia, ia mencatat rekor cukup baik: enam kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam kurun waktu Maret 2015 hingga Juni 2016.
Kehadirannya juga berdampak pada peringkat FIFA Curacao yang naik dari posisi 151 ke 134.
Bahkan, saat ia menjadi Dewan Penasihat Federasi Sepak Bola Curacao pada 2017, negara tersebut sempat mencapai peringkat terbaiknya di posisi 68.
Kini, Timnas Curacao berada di peringkat ke-91 FIFA, tepat di bawah Timnas China yang menjadi salah satu lawan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. ***
Artikel Terkait
Pangeran Harry dan Meghan Markle Kunjungi Pengungsian Kebakaran Los Angeles, Jadi Relawan Bagikan Bantuan
Mengenal Alex Pastoor, Asisten Kluivert dengan Rekam Jejak Gemilang di Sepak Bola Eropa
Melihat 3 Alasan Patrick Kluivert Pilih Timnas Indonesia, Mimpi Piala Dunia Salah Satunya
Kobaran Api Terlihat dari Rumah Uya Kuya di Los Angeles, Ini Ceritanya
3 Perusahaan Asing yang Terlibat dalam Proyek Coretax DJP, Salah Satunya Diduga Manipulasi Pajak
Debut Marselino Ferdinan di Oxford United, 8 Menit yang Menghentak di Piala FA Inggris