Korban Tewas di Stadion Kanjuruhan Malang karena Terinjak-injak ketika Arema FC Bertemu Persebaya di Liga 1

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:41 WIB
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, mengakibatkan 129 orang meninggal dunia. Ucapan Duka datang dari Arema FC (Instagram @AremaFC)
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, mengakibatkan 129 orang meninggal dunia. Ucapan Duka datang dari Arema FC (Instagram @AremaFC)

PONTIANAKGLOBE.COM, MALANG - Sedikitnya 129 orang tewas dan 180 lainnya luka-luka setelah kekerasan dan desak-desakan meletus setelah pertandingan sepak bola liga Indonesia. Demikian The Guardian memberitakan.

The Guardian melaporkan, rival abadi Arema FC dan Persebaya Surabaya bentrok setelah Arema FC dikalahkan 3-2 pada pertandingan di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pendukung dari pihak yang kalah menyerbu lapangan dan pihak berwenang menembakkan gas air mata, yang menyebabkan kerumunan massa berdesak-desakan dan kasus mati lemas, kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta.

BACA JUGA: Astaga! Rizky Billar Gali Lobang Kubur Sendiri. KPI Larang Pelaku KDRT Tampil di Televisi

BACA JUGA: Denise Chariesta Ungkap Sosok R Tak Hanya Sekali Punya Kekasih Gelap, tapi Sudah  Sering

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menyebutkan sebanyak tiga puluh empat orang meninggal di Stadion Kanjuruhan dan sisanya di rumah sakit, dan 180 luka-luka, katanya. Dua petugas polisi termasuk di antara yang tewas.

"Mereka keluar ke satu titik di pintu keluar, lalu terjadi penumpukan, dalam proses akumulasi ada sesak napas, kekurangan oksigen," kata Irjen Pol Nico Afinta.

Seorang juru bicara polisi kemudian menyebutkan jumlah korban tewas di 129 dalam salah satu bencana stadion olahraga paling mematikan di dunia. Seorang direktur rumah sakit mengatakan kepada TV lokal bahwa satu korban berusia lima tahun.

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Mahfud MD, mengatakan jumlah penonton melebihi kapasitas stadion Kanjuruhan.

Dia mengatakan dalam sebuah posting Instagram pada hari Minggu, 2 Oktober 2022 bahwa 42.000 tiket telah dikeluarkan untuk stadion yang memiliki kapasitas untuk menampung 38.000 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo, sebelumnya mengatakan, petugas masih mendata jumlah korban luka.

“Korban meninggal karena kekacauan, kepadatan, terinjak-injak dan mati lemas,” kata Wiyanto, menambahkan bahwa yang terluka dirujuk ke rumah sakit setempat yang berbeda.

BACA JUGA: Rizky Billar Mengaku Punya Prasangka Akan Berjodoh dengan Lesti Kejora. Busyet...Ngartis Banget Nih Orang!

BACA JUGA: Heboh…Denise Chariesta Selingkuhan Suami Seorang Artis. Gue Orang Ketiga, Bukan Pelakor

Perkelahian kabarnya dimulai saat ribuan suporter Arema FC berhamburan ke lapangan. Pemain Persebaya langsung meninggalkannya namun beberapa pemain Arema FC yang masih berada di lapangan juga ikut diserang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X