Mereka diterima menjadi anggota Gereja Katolik Roma. Sakit, haus, lapar dalam perjalanan, lenyap seketika karena “Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya” (Ibr 12:6).
Di akhir kisahnya, Jack Amdtrong berpesan kepada semua orang Katolik berikut ini. “Kita harus tahu mengapa kita percaya apa yang diajarkan Gereja serta sejarah di balik kebenaran-kebenaran tentang keselamatan kita.
Kita juga, harus menyiapkan diri kita masing-masing untuk siap sedia pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu’ (1 Ptr 3:15) dengan benar dan berani. Semoga!
Pakem Tegal, 27 Juni 2022
Sumber: “Catholic-the best way to Christ”. Louis Sudirman, Edt, Fidei Press, Jakarta, 2010.
* Penulis adalah pensiunan dosen di FKIP Untan. Menyelesaikan program doktor di Monash University, Australia. Penerima Colombo Plant Scholarship.
Artikel Terkait
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-1): Ricard Wood, Merasakan Dorongan Lembut untuk Berlutut dan Berdoa
Para Musyafir Pulang ke Roma (bagian-2): David Minirth Terpesona Familiaris Consortio, Paus Yohanes Paulus II
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-3): Jack Amstrong Menjadi Percaya Setelah Mendalami Sejarah
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-4): Bill Alkire dapat Pencerahan Setelah Berdebat dengan Pria Lusuh