PONTIANAKGLOBE.COM - Hari ini, 12 Oktober, umat Katolik sedunia memperingati Santo Felix dari Afrika Utara atau Felix the Martir.
Dalam kisah hidupnya, Santo Felix dianiaya dan meninggal dunia.
Felix dan ribuan martir lainnya disiksa dan akhirnya dibunuh oleh Bangsa Vandal di kawasan Afrika Utara.
Dikutif dari katakombe.org, berikut kisanya:
Santo Felix adalah Uskup di Afrika Utara yang hidup pada abad kelima.
Bersama Santo Siprianus dan lebih dari 4.900 orang martir, mereka dianiaya oleh bangsa Vandal.
Huneric, raja Vandal, membuang umat Kristiani ini ke padang gurun Libya agar mati kelaparan dan kehausan.
Di sana mereka juga diperlakukan dengan begitu keji oleh bangsa Moor yang kafir.
Seorang uskup yang kudus bernama Victor berusaha menolong umat Kristiani yang malang ini.
Sebelum dibuang ke padang gurun, mereka dijebloskan ke dalam sebuah penjara dan dikurung tanpa udara maupun penerangan yang cukup.
Uskup Victor menuliskan kisah keberanian dan penderitaan yang mereka alami.
Uskup Victor menceritakan bahwa ketika mereka diperintahkan untuk pergi ke tempat pembuangan di padang gurun Libya yang ganas, mereka keluar dari penjara dengan menyanyikan madah pujian.
Umat Kristiani lainnya mencucurkan arimata melihat kegagahan mereka.
Bahkan para perempuan dan anak-anak ikut pergi bersama mereka ke pembuangan dan tewas di sana.
Dikisahkan saat itu Uskup St Felix sudah sangat tua renta dan setengah lumpuh hingga seseorang mengatakan kepada raja Vandal, “Baginda dapat meninggalkan dia mati di sini.”