PONTIANAKGLOBE - Umat Katolik di seluruh dunia hari ini, 10 Oktober memperingati sejumlah santo/santa atau orang kudus.
Para orang kudus tersebut antara lain Santo Daniel dan kawan-kawan.
Ia meninggal dibunuh saat mempertahankan imannya di Maroko pada tahun 1227.
Kemudian Santo Gregorios Penerang dari Armenia.
Santo Gregorios juga adalah pendiri Gereja Armenia.
Selanjutnya adalah Santo Paulinus dari York, Uskup dan Pengaku Iman.
Santo Paulinus lah yang akan dibahas dalam artikel berikut ini.
Artikel ini akan mengulas tentang bagaimana kiprah Santo Paulinus.
Dikutip dari www.imankatolik.or.id, Paulinus lahir di Roma sekitar tahun 584.
Pada tahun 601, ia bersama beberapa orang rekannya diutus oleh Sri Paus Gregorius I untuk mewartakan Injil di Inggris. Tepatnya di kalangan suku bangsa Anglo Saxon, warga Kerajaan Northumbria.
Setelah tiba di Inggris, Paulinus bekerja di Kerajaan Kent sampai tahun 625.
Pada tahun itu diselenggarakan perkawinan antara Edwin, raja Northumbria yang masih kafir, dengan Ethelburga, saudari raja Kent yang sudah memeluk agama Kristen.
Kelak, Ethelburga juga dinyatakan sebagai seorang kudus. (Santa Ethelburga dirayakan pada setiap 8 September).
Sehubungan dengan perkawinan itu Paulinus mengajukan kepada Edwin syarat berikut ini:
Perkawinan itu tidak boleh membatasi kebebasan Ethelburga, dalam melaksanakan kewajiban agamanya dan Edwin harus melindungi Ethelburga dalam menghayati imannya.