Meski begitu, ia tetap dikenang sebagai raja yang membawa bangsanya ke arah baru: dari bangsa pengembara menjadi sebuah kerajaan yang beradab dan beriman.
Baca Juga: Shampoo Non-SLS, jadi Tren Perawatan Rambut untuk Kulit Sensitif dan Rambut Lembut
Stefanus wafat pada 15 Agustus 1038.
Empat puluh lima tahun kemudian, pada 1083, ia dikanonisasi oleh Paus Gregorius VII.
Hingga kini, 20 Agustus dirayakan sebagai Hari Santo Stefanus sekaligus hari nasional Hungaria.
Sosok Santo Stefanus adalah pengingat bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya soal kekuasaan, melainkan keberanian untuk menanamkan nilai yang menjadi fondasi bangsa.
Bagi Hungaria, warisan itu adalah iman dan persatuan. ***