religi

Tiga Romo Katolik Hadiri Istighosah dan Doa untuk Paus Fransiskus di PCNU Sekupang, Batam

Sabtu, 26 April 2025 | 07:05 WIB
Foto bersama usai acara Istighosah dan Doa untuk Paus Fransiskus di Zawiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Sekupang, Batam, Kamis malam (24/4/2025). (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, BATAM -- Tiga imam Katolik menghadiri acara Istighosah dan doa untuk Paus Fransiskus di Zawiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sekupang, Batam, pada Kamis malam, 24 April 2025.

Istighosah adalah ritual permohonan kepada Allah SWT yang biasanya dilaksanakan saat menghadapi kesulitan atau untuk memenuhi hajat tertentu.

Baca Juga: Ahmad Dhani Ajak Tanyakan Royalti Lagi Kupu-kupu Malam Titiek Puspa, Begini Jawaban Monohok Petty Tunjungsari

Ketiga romo yang hadir adalah:

  • Romo Aloys Budi Purnomo Pr, Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (Kom HAK KWI),

  • Romo Ag Dwi Pramodo Pr, Vikaris Episkopal Kategorial Kepri, dan

  • Romo Ansensius Guntur Pr, atau yang akrab disapa Romo Yance, Ketua Kom HAK Kevikepan Kepri Utara.

Saat KH M. Asrori sedang melaksanakan salat Isya, ketiga romo tiba dan disambut ramah oleh istri beliau, Umi Asrori.

Mereka dipersilakan masuk dan dijamu dengan kopi hangat sembari menunggu KH Asrori selesai beribadah.

Seusai salat, KH Asrori menyambut ketiga tamu dengan hangat, begitu pula dengan jajaran Ansor, Banser, Fatayat, dan Muslimat yang turut hadir.

Rombongan yang hadir malam itu terdiri dari kaum muda Paroki Tiban, anggota THS-THM, WKRI, dan Tim HAK Kevikepan Kepri.

Baca Juga: Penemuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Komplek Untan Pontianak

Dalam kesempatan tersebut, Romo Budi menerima ucapan belasungkawa dari KH Asrori.

Setelah itu, Istighosah dilantunkan, salah satunya ditujukan untuk mendoakan Paus Fransiskus, sebagaimana disampaikan KH Asrori.

“Saya bersyukur atas persahabatan yang semakin meluas, sebagaimana diajarkan Paus Fransiskus: bahwa kita semua bersaudara. Kita wajib membangun jembatan persaudaraan dan meruntuhkan tembok permusuhan di tengah keberagaman. Kini saya tambah sahabat di Batam. Semoga ini menjadi berkah bagi umat dan masyarakat,” ujar Romo Budi yang berkunjung ke Batam dalam rangka sosialisasi dan animasi HAK KWI pada 23–24 April.

Halaman:

Tags

Terkini