religi

Kondisi Terkini Paus Fransiskus: Sempat Alami Krisis Pernapasan, Kini Kembali Stabil

Minggu, 2 Maret 2025 | 19:09 WIB
Paus Fransiskus menyapa umat Katolik, beberapa waktu lalu. Kini, pemimpin umat Katolik tersebut dilaporkan sakit. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, VATIKAN -- Paus Fransiskus sempat mengalami krisis pernapasan akibat pneumonia yang dideritanya.

Pemimpin tertinggi umat Katolik berusia 88 tahun itu muntah pada Jumat, 28 Februari 2025, yang menyebabkan perburukan pada paru-parunya.

Baca Juga: Waspada Penipuan! Begini Cara Blokir Nomor WhatsApp Tak Dikenal

Paus saat ini dirawat di rumah sakit di Roma akibat pneumonia bilateral atau infeksi di kedua paru-parunya.

Setelah mengalami gangguan pernapasan, dokter segera memberikan ventilasi mekanis non-invasif, yang membantu memperbaiki pertukaran gas setelah saluran pernapasannya dibersihkan.

Menurut sumber dari Vatikan, dokter membutuhkan waktu 24-48 jam untuk mengevaluasi apakah ada dampak lebih lanjut pada kesehatannya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi terkait prognosisnya.

"Bapa Suci mengalami krisis bronkospasme yang menyebabkan episode muntah dan perburukan kondisi pernapasan secara tiba-tiba. Namun, setelah menjalani bronkoaspirasi dan ventilasi mekanis non-invasif, kondisinya membaik," demikian pernyataan resmi dari Vatikan, dikutip dari BBC.

Krisis pernapasan ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat, meskipun durasi pastinya belum dikonfirmasi.

Hal ini terjadi hanya beberapa hari setelah Vatikan melaporkan bahwa kesehatan Paus mengalami sedikit perbaikan.

Baca Juga: Tak Ingin Status WhatsApp Kamu Dilihat Semua Orang? Ini 2 Cara Ampuh Menyembunyikannya

Riwayat Penyakit Paus Fransiskus

Paus Fransiskus mulai dirawat di rumah sakit sejak 14 Februari 2025 setelah mengalami kesulitan bernapas selama beberapa hari.

Awalnya, ia didiagnosis menderita bronkitis, sebelum akhirnya dipastikan mengalami pneumonia bilateral.

Pada 22 Februari, Vatikan mengumumkan bahwa Paus mengalami krisis pernapasan dan berada dalam kondisi kritis. Namun, sehari setelahnya, kondisinya dinyatakan stabil.

Halaman:

Tags

Terkini