Dari Rumah Sakit Gemelli di Roma, beliau menuliskan pesan yang dirilis Vatikan pada Minggu, 23 Februari 2025.
Dalam pesan tersebut, Paus mengungkapkan bahwa dirinya masih menjalani perawatan intensif dan membutuhkan oksigen beraliran tinggi. Namun, ia tetap menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut dan masih bisa makan dengan normal.
Karena kesehatannya, Paus absen dari doa Angelus selama dua pekan berturut-turut. Sebagai gantinya, pesan yang telah disusunnya akan dibacakan dalam doa Angelus pada hari Minggu.
Dalam pesannya, Paus menuliskan, "Saya dengan yakin melanjutkan perawatan di Rumah Sakit Gemelli, menjalani terapi yang diperlukan, dan beristirahat sebagai bagian dari proses pemulihan."
Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada tim medis yang merawatnya dengan penuh dedikasi.
"Saya dengan tulus berterima kasih kepada para dokter dan petugas kesehatan atas perhatian serta pelayanan mereka kepada saya dan orang-orang sakit lainnya," tulisnya.
Paus juga mengungkapkan rasa harunya atas dukungan yang diterima dari berbagai kalangan.
"Dalam beberapa hari terakhir, saya menerima banyak pesan kasih sayang, dan saya sangat tersentuh oleh surat serta gambar dari anak-anak."
Mengakhiri pesannya, Paus memohon doa dari umat Katolik di seluruh dunia.
"Terima kasih atas kedekatan dan doa-doa penghiburan yang saya terima dari berbagai belahan dunia. Saya mempercayakan kalian semua kepada perantaraan Maria, dan saya meminta kalian untuk mendoakan saya," tulisnya.
Pesan ini menjadi sumber penghiburan bagi umat Katolik di tengah kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut. ***