religi

Kisah Hidup Paus Fransiskus, Dari Buenos Aires ke Tahta Kepausan. Begini Sepak Terjangnya saat Jadi Kardinal di Argentina

Selasa, 25 Februari 2025 | 15:08 WIB
Dalam misa akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, doa umat dibacakan dalam berbagai bahasa daerah Indonesia. (Tim Media Panitia Penyambutan Paus Fransiskus 2024)

PONTIANAKGLOBE.COM, VATIKAN -- Paus Fransiskus memiliki nama lahir Jorge Mario Bergoglio, lahir 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina.

Ia adalah Paus Gereja Katolik Roma ke-266.

Baca Juga: Ini Dia HP dengan Kamera Terbaik 2025, 3 Pilihan dengan Kualitas DSLR, RAM 12GB+, dan Baterai 5000mAh

Ia terpilih pada 13 Maret 2013 menggantikan Paus Benediktus XVI dan resmi memulai kepausannya pada 19 Maret 2013.

Sebelum menjadi Paus, ia menjabat sebagai Uskup Agung Buenos Aires sejak 1998 dan diangkat menjadi Kardinal oleh Paus Yohanes Paulus II pada 2001.

Paus Fransiskus merupakan imam Yesuit pertama serta Paus pertama dari Amerika Latin dan Belahan Bumi Selatan sejak Paus Gregorius III dari Suriah (wafat 741).

Baca Juga: Rekomendasi 4 Tablet Honor Terbaik 2025, Layar Tajam, Performa Kencang! Ini Alasan Mengapa Pelajar Juga Cocok Memilikinya

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Lahir dari keluarga imigran Italia, Fransiskus menempuh pendidikan di Kolese Maksimum San José dan Fakultas Filsafat dan Teologi San Miguel.

Ia juga memiliki latar belakang dalam bidang teknik kimia sebelum bergabung dengan Serikat Yesus (Yesuit) pada 1958.

Saat muda, ia bekerja sebagai teknisi laboratorium ilmu pangan, penjaga bar, dan petugas kebersihan.

Setelah pulih dari pneumonia parah, ia merasa terpanggil menjadi imam dan ditahbiskan pada 13 Desember 1969 oleh Uskup Ramón José Castellano.

Perjalanan Kepemimpinan di Gereja

Sebagai Yesuit, ia menjadi pemimpin provinsi Serikat Yesus di Argentina (1973–1979) dan kemudian rektor Fakultas Filsafat dan Teologi San Miguel.

Pada 1992, ia diangkat menjadi Uskup Auksilier Buenos Aires, lalu Uskup Agung Buenos Aires pada 1998.

Halaman:

Tags

Terkini