PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) memberikan respons terhadap informasi yang bertebaran di berbagai platform media sosial mengenai waktu, tempat, dan detail acara Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia.
Tanggapan tersebut disampaikan oleh Romo Paulus Siswantoko, Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia.
Baca Juga: Pesan Paus Fransiskus kepada Kuria Romawi: Hanya Mereka yang Mencintai yang Bisa Maju
"Kita semua memiliki harapan agar Paus dapat berkunjung ke Indonesia, dan memang ada rencana untuk kunjungan tersebut, namun kita perlu mengetahui secara pasti kapan, di mana, dan acara apa yang akan diadakan melalui pengumuman resmi dari Tahta Suci Vatikan dan Pemerintah Indonesia," kata Romo Paulus Siswantoko seperti dikutip dari katolikku.com.
Demikianlah yang diungkapkan oleh Romo Paulus, memberikan klarifikasi terhadap berbagai kabar yang beredar luas di kalangan gereja, bahkan di luar Gereja Katolik.
Mempertegas pernyataan tersebut, Sekretaris Komsos KWI, Romo Anthonius Lalu, menekankan agar umat dan masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
"Tentu saja, jika ada pengumuman resmi mengenai kunjungan Paus, hal tersebut akan segera diumumkan kepada seluruh umat dan masyarakat. Kami berdoa agar keinginan umat Katolik untuk menyambut kedatangan Paus dapat terwujud," tambahnya.
Baca Juga: Duta Besar Indonesia Serahkan Surat Kepercayaan kepada Paus Fransiskus di Vatikan
Ia meminta umat Katolik bersabar dan berdoa terkait rencana kunjungan Bapa Suci Paus Fransiskus ke Indonesia.
Meskipun beberapa media online dan media sosial telah melaporkan bahwa Bapa Suci akan mengunjungi Indonesia pada tanggal 2 hingga 6 September 2024, Pastor Antonius menegaskan bahwa informasi tersebut sebaiknya diabaikan, sambil menunggu pengumuman resmi.
"Sebab sampai sekarang belum ada pengumuman resmi dari Vatikan dan Pemerintah Indonesia tentang kunjungan ini," kata Pasrtor Antonius, Minggu, 17 Maret 2024, pukul 19.20 WIB.
Sebelumnya beredar informasi jika panitia kunjungan Bapa Suci ke Indonesia diketuai oleh Ignatius Jonan.
Dalam pesan berantai di WhatsApp tersebut dijadwallan Paus Fransiskus akan memimpin tiga kali misa.