- Pukul 10.00 Wita misa pemakaman di Katedral Atambua dipimpin oleh Ketua KWI atau Uskup Atambua.
Riwayat Hidup Mgr Anton Pain Ratu
Mgr Anton Pain Ratu lahir pada 2 Januari 1929 di Lamawolo, Ile Boleng, Adonara, Kabupaten Flores Timur.
Tiga hari sebelum wafat, momen bahagia dirayakan saat Uskup Anton Pain Ratu merayakan ulang tahun ke-95, bersama Uskup Atambua, Mgr Dominikus Saku.
Mgr Anton Pain Ratu menjabat sebagai Uskup Atambua dari tahun 1984 hingga mengundurkan diri pada 2 Juni 2007, diterima oleh Paus Benediktus XVI.
Ia menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Leworere, Tanah Boleng, Pulau Adonara, dan melanjutkan pendidikan di Vervolgd School, Larantuka, pada tahun 1940 hingga 1942.
Uskup Anton memulai perjalanan rohaninya di Seminari St Yohanes Berkhmans, Todabelu-Mataloko, Kabupaten Ngada, sejak tahun 1942 hingga 1950, dan melanjutkan ke Seminari Tinggi St Paulus Ledalero dari tahun 1950 hingga 1958.
Setelah ditahbiskan menjadi imam Serikat Sabda Allah (SVD) pada 17 Agustus 1958, Mgr Anton Pain Ratu menempuh pendidikan lanjut antropologi budaya dan Institut Pastoral Asia Timur (EAPI).
Pada 12 April 1972, ia diangkat sebagai Regional SVD dan pada 2 April 1982 menjadi Uskup Auksilier Atambua.
Mgr Anton Pain Ratu SVD menyelesaikan tahap perjalanannya sebagai uskup dengan ditahbiskan pada 21 September 1982.
Motto tahbisannya adalah "Maranatha" (1Kor 16:22).
Ia tetap aktif di berbagai misi dan tugas keuskupan hingga mengundurkan diri. Semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di hadapan Tuhan. ***