Pendidikan dan Aktivitas di Bidang Hukum
Pada tahun 2003, Victorius diterima sebagai mahasiswa di Fakultas Hukum, Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta, dengan program studi Hukum Sipil.
Selama kuliah di UKI, Victorius mengikuti berbagai pelatihan dan seminar di bidang advokasi hukum yang diselenggarakan oleh beberapa organisasi, seperti Permahi Jaya dan Kepresma Usakti (Jakarta), Forum Indonesia Sehat (Jakarta), Yayasan Pengembangan dan Manajemen Kesehatan Perdhaki (Jakarta), Akademi Sekretari dan Manajemen Marsudirini (ASMI) Santa Maria (Yogyakarta), dan banyak lainnya.
Ia merasa bersyukur karena dapat belajar dari para advokat yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, yayasan, dan manajemen perkantoran.
Victorius kemudian lulus pada tanggal 29 Februari 2008, dengan hasil yang sangat memuaskan.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, Victorius diangkat sebagai Sekretaris Keuskupan Agung Pontianak dan Ketua Yayasan Dharma Insan yang mengelola Rumah Sakit Santo Antonius dan Akademi Keperawatan Dharma Insan, Pontianak (tahun 2008-2012).
Baca Juga: Live Score Hasil Persekat vs Gresik United Liga 2, Kick Off Sore ini Pukul 15.00 WIB
Selama empat tahun ini, Victorius aktif menjalin hubungan dengan para ahli hukum dan mengikuti pelatihan serta pendidikan di bidang hukum.
Beberapa kegiatan yang diikutinya meliputi Pelatihan Penyusunan Kontrak/Perjanjian Antara Dokter dan Rumah Sakit (oleh Yayasan Pengembangan dan Manajemen Kesehatan Perdhaki), Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) (oleh Perhimpunan Advokat Indonesia – PERADI), Pendidikan Pancasila, Konstitusi, dan Hukum Acara Mahkamah Konstitusi bagi Kalangan Pendidik Perguruan Tinggi dan Sekolah Katolik se-Indonesia (oleh Mahkamah Konstitusi RI), dan banyak lainnya.
Tidak dapat disangkal bahwa Victorius adalah individu berbakat dalam bahasa dan memiliki kemampuan belajar yang luar biasa.
Jaringannya dengan para advokat dan praktisi hukum sudah cukup kuat.
Ia memiliki peluang yang baik untuk melanjutkan studi lebih lanjut, bahkan hingga tingkat doktoral.
Namun, Tuhan Yesus memiliki rencana yang berbeda untuknya.