Romo Andre menekankan bahwa cara untuk mencapai tujuan ini adalah dengan berdoa dan memiliki pikiran yang baik.
Ia juga membagikan cerita tentang seorang anak yang bertemu dengan Tuhan Yesus selama sakitnya dan memiliki keyakinan bahwa terang yang datang setiap kali ia membuka mata adalah Tuhan.
Ini adalah contoh nyata bagaimana pikiran positif dan kepercayaan kepada Tuhan dapat membangkitkan semangat dan menyembuhkan.
Romo Andre juga menyoroti pentingnya membuka pikiran kita saat berdoa, agar kita dapat memahami kehendak Tuhan dalam hidup kita.
Ia mengajak umat untuk berdoa sepanjang hari, dari bangun tidur hingga sebelum beraktivitas, serta mengucapkan kata-kata yang baik seperti, ‘Selamat pagi, terima kasih, puji Tuhan,’ yang dapat membawa kedamaian dalam hidup kita.
Dalam penutup khotbahnya, Romo Andre mengajak umat untuk bersatu dalam doa, terutama untuk saudara-saudari Ordo Pewarta yang akan memperbaharui janji kaul.
Ia berharap agar mereka dapat mempertahankan keimanan, berpikir positif, dan bersikap baik sehingga mereka dapat mencapai tujuan keselamatan jiwa mereka.
Romo Andre juga menyoroti pentingnya kelompok dalam menjaga tradisi doa.
Dalam keluarga Dominikan, mereka berkewajiban mendoakan arwah orang beriman demi keselamatan jiwa-jiwa.
Romo Andre mengatakan, itulah sebabnya mengapa di setiap doa Dominikan selalu diucapkan, "Semoga arwah orang beriman dapat beristirahat dalam ketentraman karena kerahiman Tuhan."
Misa pembaharuan janji kaul ini meninggalkan kesan mendalam pada umat, mengingatkan mereka akan pentingnya usaha, doa, dan kepercayaan dalam perjalanan menuju keselamatan jiwa.
Khotbah Romo Andre menginspirasi semua yang hadir untuk hidup dengan penuh iman dan harapan.
Kaul 51 Dominikan Awam